Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

dr Ramadi Satryo Wicaksono RSUD Bangil Raih Young Investigation Award 2025

Gambar berita
06 Oktober 2025 (12:10)
Kesehatan
1436x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

dr Ramadi Satryo Wicaksono, dokter spesialis penyakit dalam ahli ginjal RSUD Bangil meraih penghargaan Young Investigation Award 2025.

Penghargaan tersebut diberikan di sela-sela Konferensi Kerja & Pertemuan Ilmiah Tahunan Pernefri 2025 di Kota Banjarmasin, 2-5 Oktober kemarin. 

Ditemui di RSUD Bangil, Senin (6/10/2025) siang, Ramadi menjelaskan dalam penghargaan ini, ia meraih Juara III melalui penelitiannya yang berjudul "Peran Biomarker Baru dalam Diagnosis dan Prognosis Penyakit Ginjal".

Menurutnya, saat ini 13 persen dari total jumlah penduduk dunia mengalami gangguan ginjal. Apabila ditarik garis lurus dengan kondisi real di Kabupaten Pasuruan, jumlah kasus gangguan ginjal, bahkan sampai gagal ginjal mengalami peningkatan.

"Sekarang ada 200 pasien gangguan ginjal yang kita tangani di RSUD Bangil dan jumlah ini mengalami peningkatan dari sebelum-sebelumnya," katanya. 

Dijelaskan Ramadi, Biomarker ginjal merupakan zat atau karakteristik terukur dalam tubuh yang dapat digunakan untuk menilai fungsi dan kondisi ginjal, seperti tingkat keparahan cedera atau penyakitnya.

Dalam prakteknya, biomarker terbukti dapat memberikan informasi lebih akurat dan lebih awal dibandingkan metode konvensional. Apalagi perannya mencakup banyak hal, mulai dari deteksi dini cedera ginjal akut (AKI), membedakan subtipe AKI, mengidentifikasi pasien berisiko tinggi, dan memungkinkan penanganan yang dipersonalisasi. 

"Perannya sangat penting  dalam diagnosis dini dan penentuan prognosis penyakit ginjal. Termasuk membantu memprediksi progresi penyakit ginjal kronis dan memantau komplikasi," ucap dr Ramadi. 

Atas penelitian yang menghasilkan kemenangan,dr  Ramadi mengajak masyarakat untuk menyayangi fungsi ginjal dengan pola hidup sehat. Diantaranya mengkomsumsi makan bergizi, banyak minum air putih, istirahat yang cukup,  menjauhi rokok, minuman beralkohol dan tidak menyalahgunakan narkotika.

"Sayangi ginjal kita ginjal untuk membersihkan toksin juga sebagai pengolahan manajemen darah dalam tubuh untuk bersikulasi secara bersih. Minum yang cukup dan pola hidup yang sehat," harapnya. (emil)



Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
KDMP Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan Jadi Jujukan Kunjungan Lapang Banyak Daerah Lain di Jatim

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan progres...

Article Image
Ribuan Guru TK se-Kabupaten Pasuruan Meriahkan HUT IGTKI PGRI ke 76 dengan Tari dan Senam Massal

Apa yang terjadi jika Guru taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Pasuruan dikumpul...

Article Image
Pedagang Hewan Qurban di Pasuruan Raup Omset Puluhan Juta Rupiah

Mendekati Hari Raya Idul Adha, lapak-lapak penjualan hewan qurban di Kota dan Ka...

Article Image
Bupati Pasuruan Audiensi dengan BP TASKIN, Bahas Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur

Bupati Pasuruan beserta jajaran pemerintah daerah menggelar audiensi dengan Bada...

Article Image
Percepat Pembangunan RSUD Purwodadi, Bupati Pasuruan Mantapkan Langkah Pengajuan Pinjaman Daerah ke PT SMI

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembang...