Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

32 Ribu Santri Pasuruan Pecahkan Rekor MURI Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50

Gambar berita
08 November 2017 (08:19)
Umum
3565x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 32 ribu santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan berhasil memecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50, di Amphiteater Taman Chandra Wilawatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (07/11/2017) malam.

Pemecahan Rekor MURI tersebut dirangkai dalam acara Semarak Heroik Santri  yang dihadiri oleh Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, Ketua DPRD Propinsi Jatim, Halim Iskandar, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, seluruh anggota Forpimda (Forum Pimpinan Daerah) Kabupaten Pasuruan, dan ratusan alim ulama se-Pasuruan.

Dari pantauan di lapangan, pemecahan Rekor MURI disaksikan langsung oleh Ariani Siregar selaku Manager MURI. Setelah selesai menghitung, Ariani pun menyerahkan piagam MURI kepada Bupati Pasuruan sebagai Penggagas Pemecahan Rekor MURI dan KH Mujib Imron sebagai Penyelenggara Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 terbanyak se-Indonesia. 

Kata Ariani, Hafalan Nadzom Aqidatul Awam dan Aqoid 50 terbanyak se-Indonesia ini masuk dalam Rekor MURI ke 8203, di mana Kabupaten Pasuruan tercatat sudah 4 kali berhasil memecahkan Rekor MURI, yakni Rudat Ishari sebanyak 10.084 orang pada tanggal 8 Oktober 2013, Nasi Punel terbesar pada tanggal 8 Juli 2013, Pawai Tangki Susu dan Tumpeng Apel terbanyak pada tanggal 27 Agustus 2015, serta Menyanyikan Lagu Pasuruan Gumuyu 1087 orang tanggal 27 September 2016.

“Saya ucapkan selamat untuk Kabupaten Pasuruan yang berulang kali berhasil memecahkan Rekor MURI, kami bangga kepada Kabupaten Pasuruan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Ketua penyelenggara Semarak Heroik Santri, KH Mujib Imron mengatakan,  Pemecahan Rekor MURI adalah bagian dari rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional tahun 2017, di mana di dalamnya terkandung makna perwujudan dalam upaya membentuk karakter atau akhlak santri.

“Puluhan ribu santri kita kerahkan untuk bisa menunjukkan bahwa Kabupaten Pasuruan bukan hanya gudangnya para santri, melainkan rumahnya para santri. Kita hadir ingin mewarisi para wali songo, sekaligus para pendiri NU dan juga bagian dari pembentukan akhlak dan nilai-nilai agama santri,” kata Mujib Imron dalam sambutannya.

Ditambahkannya, sebagai anak bangsa, santri harus menjadi garda terdepan untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan, Pancasila dan keutuhan negara. Sekaligus juga berkewajiban memperjuangkan prinsip ahlusunah waljamaah, sebagaimana cita-cita pendiri NU.

“Kita kembalikan arti Pancasila. Kita teguhkan pendirian kita untuk mengembalikan semuanya kepada Pancasila sebagai Falsafah Bangsa, jangan sampai luntur dan kalah oleh paham-paham yang berasal dari barat, karena itu bukan sejatinya kita,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf berterima kaish kepada seluruh santri se-Kabupaten Pasuruan yang telah ikut berpartisipasi mensukseskan Pemecahan Rekor MURI tahun 2017.

“Tidak ada kata yang dapat saya sampaikan selain terima kasih yang setinggi-tingginya untuk seluruh para kiyai dan santri yang sangat luar biasa mensukseskan acara yang tidak akan pernah dapat kita lupakan sampai kapanpun. Sekali lagi saya sampaikan terima kasih banyak,” terangnya.

Selain Irsyad, Muhaimin Iskandar dalam sambutannya juga memberikan jempol untuk Pemerintah Kabupaten Pasuruan, utamanya Bupati Irsyad Yusuf yang telah membangun daerahnya menjadi daerah yang berpipahk pada santri. Salah satu bukti nyata adalah adanya Penerapan Madrasah Diniyah ke semua sekolah di Kabupaten Pasuruan, dan telah diikuti oleh 45 Bupati se-Indonesia.

“Kabupaten Pasuruan saat ini adalah daerah yang benar-benar menerapkan penghormatan kepada para santri dan dunia pondok pesantren maupun madrasah. Ini adalah contoh yang harus diterapkan oleh semua daerah di tanah air. Saya ikut bangga menjadi bagian dari acara yang sangat luar biasa ini,” Mucap Muhaimin diikuti tepukan tangan puluhan ribu santri yang hadir. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...