Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati: PPKM Mikro di Kabupaten Pasuruan Disesuaikan Dengan Kearifan Lokal Masyarakat

Gambar berita
10 Februari 2021 (11:45)
Pelayanan Publik
2259x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Pasuruan akan disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat. Tujuannya agar tidak mengurangi tujuan dari PPKM Mikro, namun tetap dipatuhi oleh masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kepada Satgas Covid-19 di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti, sesaat setelah video conference Rapat Koordinasi PPKM Mikro Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin malam (8/2/2021).

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan beberapa poin terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Diantaranya tentang Kabupaten Pasuruan yang tidak wajib melaksanakan PPKM Mikro berdasarkan instruksi dari Gubernur Jawa Timur. Juga menyusul adanya penurunan kasus Covid-19 yang semakin menurun dari hari ke hari.

“Kabupaten Pasuruan tidak termasuk dalam PPKM Mikro di Jawa Timur, namun kita tetap akan melaksanakannya untuk mengantisipasi dan mencegah penyebarannya. Juga menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan”, katanya.

Lebih lanjut, Gus Irsyad, sapaan akrab pimpinan tertinggi di Kabupaten Pasuruan yang gemar otomotif tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan PPKM Mikro masih menunggu surat keputusan serta instruksi lebih lanjut dari Gubernur Jawa Timur. Sedangkan untuk penanganan Covid-19 menggunakan anggaran Pemerintah Daerah serta Dana Desa.  

Diakhir arahannya, Bupati Irsyad Yusuf berharap agar PPKM Mikro ini menjadi sebuah  semangat dan juga kepedulian untuk memantau lingkungan sekitar. Peran serta dari Pejabat RT, RW maupun masyarakat untuk saling bersinergi mengantisipasi penyebaran Covid-19 minimal dengan melakukan tracing.

“Saya berharap ada semangat dan kepedulian untuk memantau lingkungan sekitar kita. Harapannya, penyebaran rantai Covid-19 bisa diputus melalui jalur yang terkecil yakni dari lingkungan. Disitulah peran RT, RW dan masyarakat yang juga sangat berpengaruh dalam mengantisipasi penyebaran, minimal dengan tracing”, pesan Gus Iryad di akhir arahannya. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...