Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati: PPKM Mikro di Kabupaten Pasuruan Disesuaikan Dengan Kearifan Lokal Masyarakat

Gambar berita
10 Februari 2021 (11:45)
Pelayanan Publik
2316x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di Kabupaten Pasuruan akan disesuaikan dengan kearifan lokal masyarakat. Tujuannya agar tidak mengurangi tujuan dari PPKM Mikro, namun tetap dipatuhi oleh masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf kepada Satgas Covid-19 di Pendopo Nyaweji Ngesti Wenganing Gusti, sesaat setelah video conference Rapat Koordinasi PPKM Mikro Jawa Timur bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin malam (8/2/2021).

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan beberapa poin terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan. Diantaranya tentang Kabupaten Pasuruan yang tidak wajib melaksanakan PPKM Mikro berdasarkan instruksi dari Gubernur Jawa Timur. Juga menyusul adanya penurunan kasus Covid-19 yang semakin menurun dari hari ke hari.

“Kabupaten Pasuruan tidak termasuk dalam PPKM Mikro di Jawa Timur, namun kita tetap akan melaksanakannya untuk mengantisipasi dan mencegah penyebarannya. Juga menurunkan kasus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan”, katanya.

Lebih lanjut, Gus Irsyad, sapaan akrab pimpinan tertinggi di Kabupaten Pasuruan yang gemar otomotif tersebut menyatakan bahwa pelaksanaan PPKM Mikro masih menunggu surat keputusan serta instruksi lebih lanjut dari Gubernur Jawa Timur. Sedangkan untuk penanganan Covid-19 menggunakan anggaran Pemerintah Daerah serta Dana Desa.  

Diakhir arahannya, Bupati Irsyad Yusuf berharap agar PPKM Mikro ini menjadi sebuah  semangat dan juga kepedulian untuk memantau lingkungan sekitar. Peran serta dari Pejabat RT, RW maupun masyarakat untuk saling bersinergi mengantisipasi penyebaran Covid-19 minimal dengan melakukan tracing.

“Saya berharap ada semangat dan kepedulian untuk memantau lingkungan sekitar kita. Harapannya, penyebaran rantai Covid-19 bisa diputus melalui jalur yang terkecil yakni dari lingkungan. Disitulah peran RT, RW dan masyarakat yang juga sangat berpengaruh dalam mengantisipasi penyebaran, minimal dengan tracing”, pesan Gus Iryad di akhir arahannya. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan bersama TNI, POLRI, BPBD Jatim dan BNBP Terus Bahu Membahu Padamkan Kebakaran di Bromo

Sejak hari ketujuh sampai hari kesepuluh, tepatnya Selasa (11/8/2026), Kebakaran...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Launching Kampung MANDIRI

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo melaunching Kamp...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bangun Klinik Kesehatan di Pondok Pesantren

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui salah satu program prioritas Bupati Pasuru...

Article Image
Puluhan Tahun, Kampung Pia di Kejapanan Gempol Tetap Jadi Sentranya Pia di Pasuruan Raya

Hingga saat ini, bisnis pembuatan kue pia di Kampung Pia Dusun Warurejo, Desa Ke...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan DPRD Sepakati KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama DPRD Kabupaten Pasuruan menyepakati Kebija...