Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Mas Rusdi Kumpulkan Ratusan Kepala TK, SD dan SMP Negeri se-Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
12 April 2025 (14:48)
Pendidikan
863x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengumpulkan ratusan Kepala Sekolah TK, SD dan SMP Negeri se-Kabupaten Pasuruan, Sabtu (12/4/2025) siang.

Mereka dikumpulkan jadi satu di Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan. Hadir pula Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tri Agus Budiharto.

Menurut Bupati, tujuan mengumpulkan para Kepala Sekolah TK sampai SMP negeri semata-mata untuk menyatukan komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Pasuruan.

Tak hanya itu saja, Mas Rusdi - sapaan akrab Bupati Pasuruan ini juga mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang tengah dihadapi masing-masing sekolah. Mulai dari kondisi sekolah hingga curhatan para Kepsek tentang berbagai hal teknis pendidikan.

"Sengaja saya kumpulkan semua supaya kita sama-sama satu suara dalam urusan pendidikan. Contohnya prestasi pendidikan yang sudah bagus kita maksimalkan lagi. Kalau ada permasalahan, kita cari solusinya bareng-bareng," katanya.

Dari sekian banyak hal yang dibahas, ada beberapa poin menarik. Salah satunya adalah upaya mendekatkan sekolah tempat para guru dan kepala sekolah bekerja dengan tempat tinggalnya.

Kata Mas Rusdi, seluruh guru dan kepala sekolah yang menginginkan kesempatan tersebut, diberikan akses untuk bisa langsung menyampaikan uneg-unegnya melalui hotline number Bupati Pasuruan, yakni 0812882168.

"Silahkan disebutkan nama, kecamatan, sekolah, NIP, domisili, sekolah yang dituju dan alasannya apa. Harus yang masuk akal dan punya motivasi lebih selain ingin dekat dengan tempat tinggal, pasti akan kita fasilitasi," ucapnya.

Tak selesai sampai di situ, Mas Rusdi berpesan kepada para kepala sekolah agar betul-betul dapat menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) sesuai aturan dan juknis yang telah ditetapkan.

"Pergunakan dana bos sesuai aturan dan juknis. Karena itu adalah anggaran yang negara berikan untuk operasional sekolah. Jadi pertanggung jawaban laporan keuangannya juga harus benar," ucapnya.

Selanjutnya tentang kekurangan ratusan guru di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi menegaskan sudah mengintruksikan Kadispendikbud untuk menghitung antara kebutuhan guru di sekolah-sekolah yang membutuhkan dengan anggaran yang dipergunakan untuk menggajinya.

"Permasalahan kekurangan guru, apakah sudah mencukupi apa belum? Ya kita cari solusinya. Dari kekurangan 112 guru, maka mau gak mau kebutuhan di sekolah," ucapnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Audiensi dengan BP TASKIN, Bahas Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur

Bupati Pasuruan beserta jajaran pemerintah daerah menggelar audiensi dengan Bada...

Article Image
Percepat Pembangunan RSUD Purwodadi, Bupati Pasuruan Mantapkan Langkah Pengajuan Pinjaman Daerah ke PT SMI

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembang...

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...