Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Terus Pererat Ukhfuwah Islamiyah Dengan Alim Ulama

Gambar berita
30 Mei 2019 (18:15)
Umum
3188x Dilihat
0 Komentar
admin

Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dikenal sebagai kepala daerah yang menjaga betul hubungan baik dengan para kiyai maupun alim ulama.

Di sela-sela kesibukannya, Irsyad yang didampingi Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron bersilaturrahmi dengan para alim ulama yang berada di bawah naungan Nahdhatul Ulama (NU), di Aula KH Ahmad Jufri, Graha PCNU Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/05/2019).

Silaturrahmi berbalut buka puasa bersama tersebut berjalan ganyeng, dimana beberapa alim ulama besar Pasuruan hadir. Diantaranya Rois Surya PCNU Kabupaten Pasuruan, KH Muzakki Birrul Alim; Ketua PCNU, KH Imron Mutamakkin; Kiyai Fuad; Ketua MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kabupaten Pasuruan, KH Nurul Huda; dan kiyai lainnya. Selain itu, para pengurus dan ratusan anggota PCNU Kabupaten Pasuruan juga hadir semenjak pukul 16.00 WIB.

Menurut Irsyad, peran serta kiyai dan ulama sangat urgent di tengah masyarakat. Utamanya dalam rangka syiar sekaligus menyampaikan pesan moral kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Apa pun program yang akan Pemkab gulirkan ke tengah masyarakat, kami selalu butuh dukungan kIyai dan ulama untuk mensyiarkan dan melakukan pendekatan pada masyarakat,” katanya.

Ditambahkan Irsyad, keberadaan kyai sangatlah sacral. Utamanya di Pasuruan yang merupakan basis pondok pesantren. Dimana sikap dan perilaku masyarakat yang sangat fanatik terhadap kyai khususnya dari kalangan Nadiyin masih tinggi.

“Kiyai adalah penyeimbang di dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui beliaulah, kita diajak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pesan-pesan kebaikan yang terus disampaikan agar kita menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesame,” tandasnya.

Lebih lanjut Irsyad menegaskan bahwa dengan selalu mengikuti arahan kiai, maka pembangunan dipastikan akan berjalan semakin baik. Sehingga ujungnya kesejahteraan masyarakat juga akan cepat tercapai.

“Keberadaan Nahdhatul Ulama adalah menjadi penyejuk, tokoh dan panutan masyarakat. Untuk itu, kita harus selalu menjaga para sesepuh, kiyai dan ulama. Kita butuh doa dan wejangan beliau semua,” jelasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Sehari, KPSP Setia Kawan Nongkojajar Produksi Susu Segar 110 Ton

Selama hampir 70 tahun, Koperasi Peternakan Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Nongko...

Article Image
Ajarkan Anak Jaga Kebersihan Gigi. BUNDA PAUD Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Luncurkan Buku "Medi Si Gigi Putih"

Ada yang istimewa dalam Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 42 di Kabu...

Article Image
Warga Pasuruan Patut Bangga, Sampah Bakal Diubah Jadi Listrik 10 Megawatt

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyatakan siap penuh mengikuti Program Tata Kelol...

Article Image
Gus Shobih Lantik Pengurus BAZNAS Kab. Pasuruan 2026–2031, Dorong Pengurus Lahirkan Program-Program yang Berdampak

Wakil Bupati Pasuruan resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (...