Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bupati Irsyad Yusuf Resmikan Pengembangan Pasar Ngopak

Gambar berita
19 Agustus 2019 (18:45)
Ekonomi
3780x Dilihat
0 Komentar
admin

Setelah beberapa kali dilakukan pengembangan, Pasar Ngopak, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan , akhirnya diresmikan.

Adalah Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf yang meresmikan pengembangan PasarNgopak, Minggu (18/08/2019). Selain Bupati Irsyad, peresmian tersebut juga dihadiri Laily Qomariyah, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan; Plt Kepala DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa), Tri Agus Budiharto; Muspika Kecamatan Rejoso, dan undangan lainnya.

Menariknya, meskipun digempur dengan banyaknya mini market hingga pasar modern, tak menggerus popularitas Pasar Desa Ngopak itu sendiri.

Kepala Pasar Desa Ngopak, Abdus Syakur menuturkan, Pasar Ngopak memiliki banyak fasilitas-fasilitas penunjang yang membuat berbeda dengan pasar tradisional lainnya. Diantaranya toilet bersih, aula, ruang laktasi atau menyusui, lahan parker representatif, musholla, pos informasi, ruang perawatan kesehatan, radio dan fasilitas umum lainnya.

Dibangunnya seluruh fasilitass tersebut tak lain untuk bisa membuat para pedagang maupun pengunjung nyaman selama bertransaksi di Pasar Ngopak.

“Bagi kami, kenyamanan pengunjung adalah segalanya. Kita punya area wifi di ruang tunggu. Ada juga tempat untuk foto-foto dan setiap sisi atas di dalam pasar kita pasang CCTV, supaya kalau terjadi apa-apa bisa kita ketahui bersama. CCTV ini kita bisa pantau melalui ruang informasi di lantai dua,” terangnya.

Terkait pengelolaan pasar, Syakur menjelaskan bahwa sistem kepemilikan toko atau kios adalah hak pakai bangunan melalui bukti kontrak maupun sewa yang telah disepakati bersama. Sedangkan mekanisme alokasi pendapatan pengelolaan pasar desa dipergunakan untuk gaji pengelola pasar sebesar 48,5%, BOP Pasar desa sebesar 22,5%, perawatan asset pasar 3%, pengembangan infrastruktur 5%, hingga PAD Desa sebesar 28,6%.

"Dari pendapatan pasar yang bisa menembus Rp 50 juta per bulan, 60% didapatkan dari retribusi parkir. Sedangkan sisanya berasal dari retribusi dagang los, toko, bedak maupun kios harian, mingguan, bulanan, kemudian dari sewa gudang, sewa listrik, toilet dll," ucap Syakur.

Besaran pendapatan tersebut digunakan untuk menggaji karyawan, Pendapatan Asli Desa (PAD) serta untuk operasional kegiatan Pasar Desa Ngopak itu sendiri.

“Rp 30 juta untuk gaji karyawan. Awalnya ada 16 orang, sekarang sudah 38 karyawan. Rp 10 juta untuk PAD, dan 10 juta untuk operasional. Sebisa mungkin kita genjot terus pendapatan pasar desa demi operasional kegiatan di pasar ini,” jelasnya.

Ditambahkan Syakur, untuk mempertahankan pendapatan agar terus baik serta menambah kenyamanan pengunjung, Pasar Desa Ngopak terus berupaya meminimalisir 'kebocoran' di tempat jualan para pedagang, serta memperbaiki sistem.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya mengacungi jempol langkah manajemen Pasar Ngopak dalam memajukan operasional setiap harinya. Apalagi dapat memberdayakan masyarakat sekitar untuk turut aktif dalam mengurangi angka pengangguran, serta mempertahankan unsur tradisional sebuah pasar.

“Hampir semua karyawan Pasar adalah orang Rejoso, dan inilah yang membuat saya kagum dan bangga. Meski sudah modern, tapi pasar Ngopak ini tetap bisa menjaga unsure tradisional sebuah pasar. Apalagi sudah jadi Juara Pasar Desa se-Jatim, wah harus terus ditingkatkan,” singkatnya.

Tak hanya terkait pengangguran dan unsur tradisional sebuah pasar, Irsyad  juga angkat topi pada Pasar Ngopak yang sukses menjaga kebersihan setiap harinya.

“Saya mengapresiasi Pasar Ngopak yang luar biasa dalam membangun sebuah pasar yang wajahnya cantik. Kalau sudah cantik, pasti enak dilihat. Bersih, tidak ada sampah berserakan, dan yang pasti membuat seluruh pedagang guyub dengan semua petugas yang lain,” tegasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Pasurua...

Article Image
Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kabupaten Pasuruan 2027, Wabup Gus Shobih Tekankan Penguatan Potensi dan Regulasi Investasi

Di awal tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus memaksimalkan pembanguna...

Article Image
Dari Gang Kecil, Sepatu "Reno" Khas Karangsono, Kecamatan Sukorejo Jadi Primadona

Di tengah gempuran sepatu impor dan pabrikan, pabrik rumahan milik Riwayat, warg...

Article Image
Kecamatan Tutur, Penghasil Paprika Terbesar dan Satu-Satunya di Jawa Timur

Tidak banyak yang tahu bahwa penghasil paprika terbesar dan satu-satunya di Jawa...

Article Image
Gus Wabup Shobih Optimis, MTQ JQH NU Kabupaten Pasuruan 2026 Cetak Generasi Qurani

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori optimis, Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) J...