Pemerintah Kabupaten Pasuruan

Buka Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi, Mas Bupati Rusdi Tekankan Pentingnya Mindset Disiplin dan Pantang Menyerah Bagi Pengusaha Baru

Gambar berita: Buka Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi, Mas Bupati Rusdi Tekankan Pentingnya Mindset Disiplin dan Pantang Menyerah Bagi Pengusaha Baru

Pada saat membuka Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi Komoditas Unggas Pedaging dan Unggas Petelur, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menekankan pentingnya mindset disiplin dan pantang menyerah yang wajib dimiliki para pengusaha. Khususnya bagi mereka yang baru saja memulai bisnisnya.  

Bertempat di Balai Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, Kepala Daerah membagikan motivasinya kepada seluruh peserta kegiatan. Sekaligus membagikan strategi dan tips dalam menekuni usaha peternakan. Targetnya, mampu mencetak peternak handal. Baik Unggas Pedaging maupun Unggas Petelur, seperti yang mendapatkan pembekalan ilmu dan ketrampilan langsung dari narasumber berkompeten. Yakni para akademisi dari Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya.  

“Kita harus punya mindset jadi pengusaha. Ini yang harus dipupuk, dibarengi dengan sikap disiplin. Sebentar lagi ada Koperasi Desa Merah Putih. Itu bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan dana pinjaman usaha,” ucapnya pada hari Senin (23/6/2025).

Dalam arahannya, Mas Bupati Rusdi, demikian biasanya Bupati akrab disapa tak lupa mengajak peserta Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi agar benar-benar memanfaatkan forum pelatihan. Selanjutnya dapat diduplikasikan dalam merintis usahanya sebagai peternak pemula.    

“Mumpung ada pelatihan, monggo bisa benar-benar dimanfaatkan. Ayo yang rukun dengan para pengusaha lainnya. Mindset pengusaha harus seperti itu. Pengusaha itu niatnya harus bagus dan bermental kuat, tahan banting,” pintanya.  

Ditambahkannya, kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya mempertemukan ilmu dan praktik lapangan saja. Tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan peternak secara langsung, berkelanjutan dan berbasis potensi lokal. Terlebih, sektor peternakan merupakan salah satu tulang punggung perekonomian di Kabupaten Pasuruan, terutama di wilayah pedesaan.

Menurut Mas Bupati Rusdi, peternakan bukan hanya menjadi sumber penghasilan utama bagi ribuan kepala keluarga. Melainkan  juga menjadi pilar penting dalam penyediaan pangan hewani, pengendalian gizi masyarakat serta penciptaan lapangan kerja.

“Sebagai bentuk keseriusan kita dalam membangun sektor ini, tahun ini Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar  Sekolah Lapang Peternakan Terintegrasi. Melibatkan 7 komoditas utama, yaitu Sapi Perah, Sapi Potong, Domba, Kambing, Unggas Pedaging, Unggas Petelur dan Ulat Sutera,” imbuhnya. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Mangga Putar Pasuruan Juara National Manggo Contest 2026

Siapa sangka, mangga klonal 21 atau yang populer kita sebut dengan Mangga Putar...

Article Image
Pemkab Pasuruan Bantu Pembangunan Pasar Kepulungan Pasca Kebakaran

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menegaskan Pemerintah Kabupaten Pasuruan ak...

Article Image
Gus Shobih Resmikan Program Sekolah Lestari di SDN Purwosari 2 dan SDN Purwosari 3

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori meresmikan sekolah lestari di Kabupaten Pas...

Article Image
Pangdiv 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi dan Wabup Pasuruan, Gus Shobih Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Kepulungan

Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun...

Article Image
IDDA COFFEE. Kopi Nikmat Khas Kecamatan Tutur. Sweet, Spicy and Caramel

Kabupaten Pasuruan dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi arabika dan...