Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Kurangi Intensitas Pengiriman Air Bersih ke Desa Terdampak Kekeringan

Gambar berita
06 November 2024 (09:44)
Lingkungan
1511x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Menuju peralihan musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mulai mengurangi intensitas pengiriman air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Dimaz Kris mengatakan per 31 Oktober 2024, status siaga darurat kekeringan yang ditetapkan oleh BPBD Provinsi Jawa Timur sudah selesai, termasuk di Kabupaten Pasuruan.

Artinya beberapa wiilayah sudah mulai diguyur hujan meski belum setiap hari. Sehingga sumber mata air yang kering sudah mulai ada lagi.

"Status siaga darurat kita habis per 31 Oktober 2024. Apalagi berdasar rilis BMK, di Kabupaten Pasuruan sudah mulai peralihan dari kemarau ke penghujan," jelas Dimaz di sela-sela kesibukannya, Rabu (6/11/2024).

Pengurangan intensitas distribusi air bersih dilakukan di beberapa wilayah kecuali di Kecamatan Lumbang dan Pasrepan. Kata Dimaz, kedua Kecamatan yang dimaksud masih sangat memerlukan air bersih lantaran sumber-sumber air di sana masih kering.

"Sampai sekarang di Lumbang dan Pasrepan masih banyak desa yang kekeringan. Makanya kita akan terus memberikan bantuan air bersih ke wilayah tersebut," ucapnya.

Untuk di Kecamatan Lumbang ada 4 desa terdampak kekeringan, yakni Desa Watulumbung, Karangjati, Bulukandang dan Pancur. Sedangkan di wilayah Kecamatan Pasrepan setidaknya ada 5 desa yang hingga kini butuh air bersih, yakni Klakah, Pasrepan, Ngantungan, Petung dan Sibon.

Seluruh desa tersebut hingga kini menjadi prioritas pengiriman air bersih di setiap harinya.

"Sementara untuk 2 kecamatan, yakni Kecamatan Lumbang dan Pasrepan jadi prioritas pengiriman air bersih.  Karena kondisinya masih kering, sumber air juga belum ada yang keluar meski beberapa kali hujan di Pasrepan dan Tosari, ucapnya.

Hanya saja, untuk wilayah lain yang sebelumnya juga menerima jatah air bersih, BPBD Kabupaten Pasuruan siap untuk membantu.

"Ada yang langsung menelpon dan menjelaskan kondisi yang sebenarnya. Ya kita bantu," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Pasuruan Audiensi dengan BP TASKIN, Bahas Percepatan Penanganan Kemiskinan dan Infrastruktur

Bupati Pasuruan beserta jajaran pemerintah daerah menggelar audiensi dengan Bada...

Article Image
Percepat Pembangunan RSUD Purwodadi, Bupati Pasuruan Mantapkan Langkah Pengajuan Pinjaman Daerah ke PT SMI

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus mematangkan rencana untuk mewujudkan pembang...

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...