Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

BPBD Kabupaten Pasuruan Himbau Masyarakat Waspadai Angin Kencang Hingga Beberapa Hari Ke Depan

Gambar berita
28 Februari 2023 (06:26)
Lingkungan
2487x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Hujan deras disertai angin kencang selama berjam-jam pada senin (27/2/2023) kemarin membuat belasan pohon tumbang dan sejumlah rumah di Kabupaten Pasuruan, rusak.

Dari data BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, total sebanyak 16 pohon tumbang, 7 rumah rusak, dan dua warga luka akibat bencana angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris mengatakan, pohon tumbang berada di 12 titik. Diantaranya 3 kejadian di wilayah Kecamatan Bangil. Salah satunya menimpa bagian gedung KUA Bangil.

Lalu 2 pohon tumbang di  Kecamatan Winongan dan salah satunya menimpa tiga warung dan satu warga di Desa Mendalan.

Kemudian 1 pohon tumbang di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton jatuh menimpa rumah warga. Lalu di Kecamatan Kejayan, 1 pohon tumbang mengganggu akses jalan dan kabel listrik di Desa Wrati.

Di Kecamatan Rejoso,  2 pohon tumbang juga sempat menutupi akses jalan di Desa Pandanrejo. Di Kecamatan Lekok, 1 pohon tumbang juga menimpa satu warga hingga harus mendapat penanganan medis.

Selanjutnya di Kecamatan Gondangwetan, 1 pohon tumbang berada di Desa Wonosari serta 1 pohon tumbang terjadi di Desa Sumberagung Kecamatan Grati.

Menurut Harris, hingga malam tadi baru 5 titik pohon tumbang yang sudah dievakuasi. Sedangkan yang lain masih dalam proses.

"Titik-titik utama telah teratasi bersama forpimka, relawan dan pemdes, untuk pembersihan dan kerja bakti lanjutan akan dilaksanakan hari ini," ujar Harris.

Selain itu, angin kencang juga mengakibatkan 7 rumah rusak di Kabupaten Pasuruan.
Dimana 1 rumah rusak tertimpa pohon di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Kemudian 4 atap rumah rusak ringan diterjang angin di Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Selain itu,  di Kecamatan Beji, 1 atap sekolah dan 1 atap rumah juga rusak di Desa Cangkringmalang dan 1 rumah rusak di Desa Gununggangsir.

Harris menghimbau agar warga tetap waspada karena potensi angin kencanh diprediksi akan terjadi hingga 2 hari kedepan.

"Berdasarkan rilis BMKG, potensi peningkatan kecepatan angin di wilayah Jawa Timur sampai Kamis 2 maret 2023 mendatang," ungkapnya. (emil))


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...