Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Belum Ada Laporan Kekeringan di 23 Desa di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
04 Juni 2024 (06:11)
Umum
1990x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum menerima laporan kekeringan dari puluhan desa yang biasanya membutuhkan dropping air bersih di musim kemarau seperti sekarang.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, belum adanya laporan kekeringan tak lain karena masih adanya hujan yang terjadi di wilayah-wilayah tersebut, meski tidak setiap hari.

"Kalau rilis BMKG mengatakan bahwa sekarang ini baru memasuki musim kemarau. Tapi bukan berarti tidak ada hujan lagi, karena beberapa wilayah masih ada hujan, jadi tandon-tandon air di sana masih tersimpan," kata Sugeng melalui sambungan selulernya, Selasa (4/6/2024).

Meski belum ada laporan, namun BPBD Kabupaten Pasuruan menurut Sugeng telah melakukan asesmen terhadap daerah yang rentan kekeringan. Hasilnya, ketersediaan air di sumber-sumber air masih terjaga. Jadi, risiko adanya kekeringan yang kerap melanda saat musim kemarau, belum terjadi saat ini.

"Hujan yang masih melanda, ternyata membuat sumber-sumber air yang biasanya kering saat kemarau, sekarang masih terisi. Akhirnya kekeringan tak sampai terjadi," terangnya.

Lebih lanjut Sugeng menjelaskan ada 23 desa yang rentan mengalami krisis air bersih. Puluhan desa itu tersebar di tujuh kecamatan. Masing-masing Kecamatan Gempol, Winongan, Lumbang, Pasrepan, Lekok, Kejayan, dan Grati.

Di Kecamatan Gempol, ada Desa Bulusari dan Wonosunyo. Di Kecamatan Winongan ada Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo. Di Kecamatan Lumbang, ada Desa Lumbang, Watulumbung, Cukurguling, Karangjati, dan Karangasem.

Untuk wilayah Pasrepan, krisis air bersih rentan terjadi di Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, Klakah, Pasrepan, dan Petung. Kemudian Kecamatan Lekok. Risiko kekeringan terjadi di Desa Pasinan, Balunganyar, Semedusari, dan Wates. Lalu, di Kecamatan Kejayan, ada Desa Kedungpengaron serta Oro-oro Pule. Di Kecamatan Grati, ada satu desa, yakni Desa Karanglo

Bagaimana menyikapi kemarau seperti saat ini? Sugeng mengajak warga di daerah kekeringan untuk pintar dan cerdas dalam menjaga ketersediaan air. Khususnya dengan menggunakan air bersih untuk kebutuhan yang menjadi prioritas.

"Seperti untuk mandi, minum dan memasak serta pakan ternak, karena sebagian wilayah atas banyak yang beternak sapi dan kambing," tegasnya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...

Article Image
Suka Duka Petugas Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan saat Rekam e-KTP ke Rumah-rumah Warga

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pa...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...