Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Bertahun-Tahun Tak Terealisasi, Usulan Pemkab Pasuruan Segera Normalisasi Sungai Legok, Akhirnya Diterima

Gambar berita
31 Agustus 2022 (15:41)
Pelayanan Publik
4578x Dilihat
0 Komentar
admin

Setelah bertahun-tahun tak mendapatkan respon, usulan Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar Sungai Legok di Desa Legok, Kecamatan Gempol segera dinormalisasi, akhirnya diterima.

Balai Besar Wilayah Sungai Brantas akhirnya menormalisasi Sungai Legok dan telah dilakukan sejak sebulan lalu.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) menegaskan, dalam beberapa tahun terakhir, sungai legok selalu meluap ketika hujan lebat. Dampaknya, banyak pemukiman warga yang terendam plus akses kendaraan di jalan raya yang ikutan macet.

"Ketika musim penghujan tiba dan intensitasnya tinggi, sungai legok selalu meluap sampai ke rumah-rumah warga, fasilitas umum hingga jalan raya. Kami tidak bisa berbuat banyak karena sungai legok ini menjadi kewenangan BBWS Brantas," kata Gus Mujib saat sidak (inspeksi mendadak) normalisasi Sungai Legok, Rabu (31/08/2022) siang.

Dijelaskannya, normalisasi sungai legok dilakukan sepanjang 1,5 kilometer dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu maksimal 90 hari. Dengan direalisasikannya usulan normalisasi, maka potensi overpass alias sungai meluap hingga menyebabkan banjir bisa semakin berkurang.

"Lumayan karena kalau sudah dinormalisasi maka badan sungai bisa semakin melebar dan dalam. Sehingga air tak gampang naik dan meluber sampai membanjiri perumahan atau pemukiman warga," jelasnya.

Lebih lanjut Gus Mujib berharap kepada warga untuk bisa menjaga sungai legok dengan tidak membuang sampah dan tanah ke sungai, serta kegiatan negatif lain yang dapat mengotori sungai itu sendiri.

"Kalau sudah dinormalisasi, saya berharap agar warga ikut menjaganya. Caranya bagaimana, ya jangan buang sampah ke sungai. Apalagi tanah atau bahkan benda lain yang bisa mengotori sungai," harapnya.

Tak selesai sampai di situ, Gus Mujib pun juga menghimbau kepada warga sekitar agar ikut membantu para pekerja dengan memberikan makanan, minuman secara bergiliran. Hal tersebut terbukti dapat meningkatkan semangat para pekerja untuk segera menyelesaikan pekerjaannya.

"Karena kita hidup di Indonesia yang terkenal dengan gotong royong dan saling membantu. Maka setidaknya mari kita bantu makanan atau minuman untuk pekerja yang menormalisasi sungai legok. Anggap saja shodaqoh kita," ungkapnya.

Terakhir, Gus Mujib meminta warga agar jangan sampai bangunan rumah, dapur atau kandang warga yang lokasinya dekat bantaran sungai menjorok ke tepi sungai. Hal itu dikarenakan bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Saya berharap masyarakat jangan sampai bangunan rumah, dapur, kandangnya sampai menjorok karena bisa menimbulkan masalah bagi anak cucu kita, itu tidak boleh," ucapnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...