Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Berkomitmen Maksimalkan Produksi Gula, Pemkab Pasuruan Berpartisipasi Aktif Dalam Rakor Percepatan Hilirasi Perkebunan Bersama Mentan RI

Gambar berita
24 Desember 2025 (13:19)
Pelayanan Publik
187x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berkomitmen mendukung target nasional dalam hal penghentian impor gula. Diantaranya dilakukan dengan mengoptimalkan produksi gula melalui pengoptimalan lahan tebu yang banyak tersebar di beberapa wilayah.  

Di samping itu, Pemerintah Daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian juga intens berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI). Seperti halnya dalam agenda Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Hilirisasi Perkebunan yang dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori. Dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada hari Selasa (23/12/2025). Turut hadir, Gubernur Khofifah Indar Parawansa Wakil Gubernur Emil Listianto Dardak beserta jajaran Forkopimda Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyatakan bahwa Jawa Timur siap menjadi lokomotif produksi gula nasional. Baik yang dilakukan melalui   percepatan pengembangan Tebu dengan mengoptimalkan potensi lahan, memperkuat koordinasi lintas Kabupaten/Kota maupun sinergi bersama BUMN dan Kementerian Pertanian.

“Jawa Timur siap mengakselerasi perluasan dan peningkatan produktivitas Tebu. Kami akan memastikan kesiapan lahan, dukungan data dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya agar target swasembada gula nasional tercapai sesuai arahan Bapak Menteri,” ucapnya.

Di momen yang sama, Menteri Pertanian Andi Amran menyebutkan, akselerasi pengembangan Tebu secara masif akan dimulai dari Jawa Timur. Hal itu dikarenakan positioningnya sebagai kunci wilayah penopang industri gula nasional.

Adapun target perluasan dan optimalisasi lahan Tebu secara nasional, 100 ribu hektar dengan persentase sekitar 70 persen lahannya berada di wilayah Jawa Timur. Dengan demikian membutuhkan sinergi lintas lini. Tidak hanya di tingkatan Kementerian atau Lembaga saja, melainkan juga Pemerintah Daerah, BUMN hingga aparat penegak hukum.

“Kalau Jawa Timur berhasil, nasional insyaallah tahun depan kita tidak akan impor gula putih. Karena lebih dari 50 persen kebun Tebu nasional ada di Jawa Timur,” paparnya.

Di sisi lain, Kementerian Pertanian juga akan menyiapkan dukungan sarana dan prasarana produksi berupa penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian. Termasuk 100 unit traktor.

Hadir dalam kegiatan, Bupati/Wali Kota serta Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Jawa Timur. Berikut,  Kepala Dinas Pertanian di masing-masing daerah. (Eka Maria+Iguh) 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Borong 3 Penghargaan IHCBA 2025

Awal tahun 2026, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo meraih penghargaan dalam ajang In...

Article Image
Berangkatkan Ribuan Peserta Jalan Sehat Kerukunan Hari Amal Bakti ke-80 Kemenag, Wabup Gus Shobih Gelorakan Hidup Sehat Dengan Berolahraga

Jalan Sehat Kerukunan yang digelar dalam rangka peringatan Hari Amal Bakti (HAB...

Article Image
Petani Pisang Cavendis Gondangwetan Banjir Order Program MBG

Pengusaha pisang cavendis dari Desa Kalirejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten...

Article Image
Produksi Krisan di Kecamatan Tutur Tetap Stabil Penuhi Pasar Nasional

Di dunia ini, yang namanya bunga sangat beragam. Tapi tahukah anda, ada sat...

Article Image
Pemkab Pasuruan Kumpulkan Puluhan Pedagang Pasar Wisata Cheng Hoo

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Per...