Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Terjang 6 Kecamatan. Sebagian Sudah Surut

Gambar berita
14 November 2025 (16:39)
Lingkungan
1368x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Ribuan rumah warga di 6 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir.

Banjir mulai menggenangi permukiman warga sejak Rabu (12/11/2025) malam kemarin.

Keenam wilayah terdampak diantaranya Kecamatan Winongan, Beji, Gempol, Grati, Bangil dan Rejoso.

Dari data Pusdalops BPBD Kabupaten Pasuruan, jumlah KK terdampak paling banyak ada di wilayah Kecamatan Gempol, yakni 1010 KK. 

Di wilayah ini, banjir terjadi di Desa Kejapanan dan Desa Gempol.

Untuk Bangil, banjir terjadi di Desa Tambakan, Manaruwi, Bandaran dan Kelurahan Kalianyar. Total ada 883 KK terdampak. 

Berikutnya, banjir juga menerjang 287 KK yang tersebar di Desa Bandaran dan Desa Prodo di Kecamatan Winongan. Kemudian 695 KK di Desa Kedungringin dan Kedungboto di Kecamatan Beji. Desa Kedawungkulon, Kecamatan Grati serta Desa Sadengrejo dan Toyaning di Kecamatan Rejoso.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi menjelaskan dari enam kecamatan terdampak, banjir yang terjadi di Rejoso, Winongan, Bangil dan Grati  sudah surut.

"Kalau yang paling besar di Gempol dan Bangil. Tapi kalau yang di Rejoso, Winongan, Bangil dan Grati sudah surut," kata Sugeng di sela-sela kegiatannya, Jumat (14/11/2025).

Dijelaskan Sugeng, penyebab banjir tak lain akibat hujan dengan intensitas cukup lebat yang terjadi sejak siang hingga sore kemarin. Sedangkan DAS Rejoso, DAS Kedunglarangan dan DAS Wrati tak mampu menampung debit air hingga meluap dan meluber ke permukiman warga.

"Kemarin hujannya cukup lebat dan berlangsung selama berjam-jam dari wilayah atas. Dan di wilayah hilirnya, sungai-sungai nggak mampu menampung dan akhirnya banjir," imbuhnya.

Lalu bagaimana dan apa peran Pemerintah? Sugeng menegaskan bahwa bantuan kedaruratan telah disalurkan kepada warga terdampak. Mulai dari makanan siap saji, lauk pauk, tambah gizi seperti kacang hijau, buah dan lainnya.

"Semuanya kita salurkan ke warga terdampak," tutupnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pastikan Ternak Bebas Penyakit Menular, Layak dan Hasilkan Daging yang ASUH, DKP3 Kabupaten Pasuruan Lakukan Pemeriksaan Ante Mortem

Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian da...

Article Image
Mas Rusdi: Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Harus Bersih, Bebas Penyimpangan dan Semua Anak Harus Sekolah

Seleksi Penerimaan Murid Baru jenjang SMP Negeri tahun ajaran 2026/2027 di Kabup...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Rapat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah Kementerian ATR/BPN

Dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional di tengah laju pembangunan yang ma...

Article Image
3 Raperda Non APBD Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 Disahkan Jadi Perda

Tiga Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) Non APBD Tahun 2026, disahkan menjadi...

Article Image
Tekan Pengangguran Terbuka, Disnaker Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang II

Setelah sukses dengan gelombang pertama, Pemerintah Kabupaten  Pasuruan mel...