Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Banjir Masih Kepung 4 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
30 Januari 2025 (08:55)
Lingkungan
5549x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar
Sampai saat ini, banjir masih mengepung sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan. 

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Pasuruan, banjir masih terjadi di 4 wilayah kecamatan. Diantaranya Kecamatan Beji, Rejoso, Winongan dan Grati.

Dari empat kecamatan tersebut, banjir terparah terjadi di wilayah Kecamatan Grati dan Rejoso. Untuk Kecamatan Rejoso, sembilan desa masih berjibaku dengan banjir, diantaranya Desa Kawisrejo, Sadengrejo, Arjosari, Toyaning, Rejoso Lor, Jarangan, Patuguran, Pandanrejo, dan Kedungbako. 

Bahkan dua desa harus berhadapan dengan volume banjir yang begitu besar. Dimana tinggi air banjir sampai 150 sentimeter, tepatnya di Dusun Bandaran, Desa Jarangan; serta di Dusun Kasuran, Desa Rejoso Lor dengan ketinggian air banjir hingga 120 sentimeter. 

Sedangkan di wilayah Kecamatan Grati, wilayah terparah ada di Dusun Kebrukan, Desa Kedawung Kulon, dimana ketinggian air banjir sempat mencapai 2 meter, meski sekarang sudah berangsur surut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan, banjir yang terjadi hingga 2-3 hari terakhir dan belum surut disebabkan oleh limpahan air yang terus turun dari wilayah hulu. Selain itu, kondisi air laut masih dalam kondisi pasang sehingga sungai-sungai di beberapa wilayah tersebut 

"Karena hujannya setiap hari, limpahan air dari wilayah hulu terus turun. Ditambah air laut dalam kondisi pasang sehingga kembali ke sungai, sementara sungai tidak mampu menampung air sehingga meluap dan masuk ke permukiman warga," kata Sugeng di sela-sela meninjau banjir di Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, Kamis (30/1/2024).

Dijelaskan Sugeng, banjir yang terjadi hingga hari ketiga ini membuat sejumlah warga terpaksa mengungsi. Seperti yang dilakukan ratusan warga Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso yang mengungsi di Masjid Bandaran. Total ada 115 KK yang mengungsi di sana, ditambah 45 KK mengungsi di salah satu rumah warga 

"Ada yang mengungsi di Masjid Bandaran, karena rumah mereka kebanjiran sampai lebih dari satu meter," singkatnya. 

Atas kejadian ini, BPBD bersama stake holder yang lain seperti Dinas Sosial dan PMI telah menyalurkan bantuan kedaruratan. Seperti makanan siap saji, selimut, matras, family kit dan bantuan lainnya.

Sugeng berharap kepada warga agar menjaga kesehatan dalam menghadapi bencana hidromoterologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lainnya. 

"Tetap waspada, jaga kesehatan karena ini puncak musim penghujan, potensi ancaman penyakit tetap ada," himbaunya. (emil)




Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Perdana. Mas Rusdi Buka Seminar Pelatihan UKM IKM di PCC

Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) d...

Article Image
Segera Rampung. Pasuruan Creative Center (PCC) Siap Wadahi Kreatifitas Anak Muda di Kabupaten Pasuruan

Tak lama lagi, Pasuruan Creative Center (PCC) akan segera dinikmati oleh seluruh...

Article Image
Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Mensos Gus Ipul Sosialisasi DTSEN

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali berkunjung ke Pasuruan, Sabtu (7/2/20...

Article Image
Gus Shobih Lantik 11 Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori melantik sebanyak 11 orang pejabat administ...

Article Image
DWP Kabupaten Pasuruan dan Finna Food Gelar Lomba Memasak Berbahan Dasar Udang

Puluhan Tim dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh OPD maupun Kecamatan...