Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Awal 2021, TPA Wonokerto Sudah Bisa Beroperasi

Gambar berita
08 Oktober 2020 (17:21)
Pelayanan Publik
4215x Dilihat
0 Komentar
admin

Awal tahun 2021 mendatang, TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, sudah bisa dioperasionalkan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Heru Farianto mengatakan, sampai saat ini, pembangunan TPA Wonokerto sudah mencapai 60%, dan ditargetkan akan selesai pada pertengahan desember 2020.

“Mohon doanya, Insya Allah sesuai dengan dokumen kontrak, pembangunan TPA Wonokerto akan selesai pertengahan desember tahun ini. Kalau sekarang masih 60 persen,” kata Heru, saat ditemui di kantornya, Kamis (08/10/2020) siang.

Dalam pengerjaannya, pembangunan TPA Wonokerto menelan anggaran sebesar Rp 17 Milyar. Anggaran tersebut berasal dari DBHCT (dana bagi hasil cukai dan tembakau) tahun 2020. Menurut Heru, pengerjaan proyek ini ditangani oleh tiga kontraktor dengan pola KSO, dengan waktu pengerjaan selama 130 hari kerja sejak dilakukan penandatangan.

“Sesuai dengan dokumen kontrak pembangunan TPA Wonokerto, ada sekitar 18 jenis pekerjaan fisik dan 2 non fisik yang harus rampung dibangun. Semuanya selesai pada akhir tahun ini,” terangnya.

Untuk 18 jenis pekerjaan fisik dan non fisik meliputi pembangunan gapura pintu masuk TPA, drainase jalan dan pagar, pembangunan jembatan (lanjutan) ke arah TPA, pembangunan pos jaga, peningkatan jalan ke oprasional TPA, drainase menuju TPA, pembangunan jembatan timbang dan kantor, pemeliharaan kontrol, pembangunan pagar dan TPT saluran, gudang alat berat garasi truk, garasi alat berat, tempat cuci alat berat, IPA (lanjutan) pembangunan Banggar dan ruang edukasi, serta pengeboran dan tandon air.

Dijelaskan Heru, apabila selesai dibangun, maka semua pembuangan sampah masyarakat dialihkan ke TPA Wonokerto. Sedangkan TPA lama yang ada di Desa Kenep, Kecamatan Beji akan ditutup dengan pagar keliling dan beberapa titik di lokasi tersebut akan dijadikan RTH atau ruang terbuka hijau.

“Sekarang kita bangun gorong-gorong dan pagar di sisi barat. Akhir tahun juga selesai. Kalau pagar nya belum sepenuhnya, karena masih terbatas dalam hal anggaran. Yang penting kita tutup sebagai pengaman dan akan kita jadikan RTH,” tutup Heru. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...