Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Ransomeware Petya, Kominfo Dorong Kewaspadaan

Gambar berita
03 Juli 2017 (15:37)
Pelayanan Publik
3922x Dilihat
0 Komentar
admin

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendorong semua pihak meningkatkan kewaspadaan akan ancaman Ransomware Petya, meski hingga saat ini belum dilaporkan adanya serangan terhadap sektor strategis. Menurut Menkominfo Rudiantara, pihaknya terus melakukan sosialisasi selama libur Lebaran.

Antisipasi menurut Menteri Kominfo perlu dilakukan karena hampir setiap saat dunia siber Indonesia selalu mengalami serangan dalam berbagai bentuk. Adamya kesamaan WannaCry dan Petya yang bisa dikategorikan sebagai klasifikasi Ransomware. Menurut Menteri Kominfo, Ransomware Petya ini sudah ada sejak tahun 2016.

“Petya ini sudah ada pada tahun 2016, 2017 ini istilahnya outbreak. Outbreak itu yang dulu ada, bikin tidur, sekarang ada yang memainkan, memodifikasi dan melemparkannya ke seluruh dunia. Sekarang ini kami terus-terusan sosialisasi ke masyarakat agar kita meminimalisir terpapar dari malware atau ransomware jenis Petya ini. Kita mulai memperhatikan di dunia cyber attack/ serangan siber. Cyber attack itu kehidupan detik per detik. Indonesia itu masuk 10 besar negara.

Menurut Menkominfo, jika WannaCry dalam waktu 24 jam langsung terpapar 45000 instalasi atau komputer pada saat itu, maka Petya dalam 24 jam hanya belasan ribu. Mayoritas yang terpapar daerah bekas Eropa Timur atau ex Rusia, Ukraine, Eropa Tengah dan Asia Selatan.

“Perbedaannya lagi yang lain adalah kalau WannaCry itu mengenkripsikan flat. Kalau dianalogikan hotel, kamarnya yang tidak bisa dibuka, filenya yang tidak bisa dibuka sedangkan Petya ini hardisknya atau satu hotel tidak bisa dibuka. Kalau dilihat dampak implikasinya memang sangat besar karena dia mengenkripsi hardisk keseluruhan bukan file tertentu,” kata Rudiantara. (Eka Maria)

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petakan Kebutuhan Industri dengan Skill Pencaker, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Training Needs Analysis

Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan menggelar Training Needs Analysis (TNA)...

Article Image
Khidmat pada Ulama dan Santri. Pemkab Pasuruan dan PCNU Gelar Medical Check Up Gratis

Sejumlah kiyai hingga para santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Medical Check...

Article Image
Pimpin Apel Santri Nasional 2026, Gus Shobih: Santri Jangan Ada Rasa Minder

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar Apel Hari Santri Nasional (HSN) tahun 20...

Article Image
Doa Kebangsaan 2 Tahun Prabowo-Gibran, Gus Shobih: Pembangunan Tak Cukup Kerja Keras Fisik, Tapi Butuh Ketersambungan Batin

Dalam gelaran Doa Kebangsaan memperingati 2 tahun kepemimpinan Presiden H. Prabo...