Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Peningkatan Kasus dan Penyebaran DBD, Pemkab Pasuruan Luncurkan Program GERAM SIKAT NYAMUK P-G1R1J

Gambar berita
08 Juni 2018 (17:22)
Pelayanan Publik
3974x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus dan penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD), Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus berinovasi dengan meluncurkan program GERAM SIKAT NYAMUK P-G1R1J (Gerakan Bersama Masyarakat, Siswa-Santri dan Karyawan Anti Nyamuk Aedes Agypti dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik). Tujuannya sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular DBD dengan meningkatkan kinerja pengendalian vektor nyamuk DBD.

Bertempat di Graha Bina Praja, Gedung Serba Guna Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/6/2018), launching program dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji yang diawali dengan paparan oleh Kadis Kesehatan Kabupaten Pasuruan, dr. Agung Basuki tentang kondisi DBD di Kabupaten Pasuruan. Berikut penjelasan tentang kegiatan pencegahan dan pengendalian DBD di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari yang disampaikan  Kepala Pondok Pesantren Ngalah, M. Abdul Ghofur.

“Kami bangga dengan berjalannya program Geram Sikat Nyamuk P-G1R1J ini. Agar bisa terlaksana dengan baik, maka kegiatan pemberdayaan masyarakat dan juga pondok pesantren dalam mengupayakan penurunan kasus DBD di wilayah Kabupaten Pasuruan”, tuturnya.

Dalam kegiatan sosialisasi serta penggalangan komitmen terhadap pencegahan penyebaran DBD yang melibatkan banyak stakeholder tersebut, Kabid Pencegahan dan pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi memberikan dukungan kepada PP GEDAR dan Korwil GEDAR. Ditambahkan Kasi  Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan  Kabupaten Pasuruan, dr. Rahmat Aprillah,  inovasi ini didorong atas pentingnya upaya menekan peningkatan jumlah kasus DBD dan mencegah timbulnya kematian akibat DBD, termasuk untuk mempersempit jumlah wilayah desa endemis.

“Ada empat karakteristik program inovasi ini, yaitu pengembangan konsep kolaborasi, peningkatan dukungan stake holder, adopsi kearifan lokal, implementasi konsep pemberdayaan masyarakat dan pengembangan aplikasi pelaporan kegiatan berbasis internet. Kami juga menggelar lomba poster GEMAS DARLING dan kegiatan inovasi di 24 wilayah Puskesmas. Penyaji poster terfavorit adalah Puskesmas Rembang dengan tema “Waria Pake Legging” (Warga Ceria Tanpa Kena Lagi Asap Foging), yaitu program pemberantasan DBD dengan mengedepankan program PSN 4M Plus (menguras, menutup, mendaur ulang dan memantau jentik) dan meminimalkan penggunaan asap foging”, urainya. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hafal Juz 30 dan Surat-Surat Pilihan. 638 Siswa-Siswi MI se-Kabupaten Pasuruan, Diwisuda

Sebanyak 638 siswi/siswi Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Pasuruan resmi di...

Article Image
Mas Rusdi Tegaskan Semua Layanan Pemerintah Kepada Masyarakat Harus Disederhanakan dan Gak Ribet

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan segala urusan yang ada kaitannya denga...

Article Image
Gus Shobih Buka Sosialisasi Dana Hibah Bagi Guru PAUD dan PNF se-Kabupaten Pasuruan

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan menggelar Sosialisasi ban...

Article Image
Bosai Mineral Group dan SIER Lakukan Kunjungan Tindak Lanjut ke Bupati Pasuruan, Komitmen Investasi Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menerima kunjungan tindak lanjut dari PT. Bosai Mi...

Article Image
Atasi Masalah Sampah, Pemkab Pasuruan Gandeng PT. RWM Terapkan Teknologi RDF

Pemerintah Kabupaten Pasuruan secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan...