Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Lonjakan Kasus Meninggal Akibat Covid-19, Masyarakat Tak Boleh Tunda Berobat Jika Sakit

Gambar berita
09 Juli 2021 (20:55)
Pelayanan Publik
2367x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron kembali berpesan kepada seluruh lapisan masyarakat agar segera memeriksakan diri apabila merasakan gejala kurang enak badan. Hal tersebut disampaikan sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kasus Covid-19.di Kabupaten Pasuruan Terutama kasus yang meninggal akibat keterlambatan penanganan.

Dalam arahannya, Gus Mujib demikian biasanya pengasuh Pondok Pesantren Al Yasini tersebut menyampaikan bahwa saat ini Rumah Sakit (RS) rujukan Covid-19, seperti RSUD Bangil dan RSUD Grati sudah stagnan. Hal itu dikarenakan semua ruangan sudah penuh dengan pasien Covid-19.

“Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggandeng beberapa RS swasta untuk berkomitmen membantu menangani pasien Covid-19. Sifatnya sebagai RS penyangga yang bisa menangani pasien terkonfirmasi positif dengan gejala ringan hingga sedang. Sedangkan untuk gejala berat bisa langsung dirujuk ke RSUD Bangil atau RSUD Grati”, jelas Wakil Bupati saat memimpin Rapat Koordinasi secara virtual bersama seluruh Camat dan Lembaga Ta’mir Masjid di Kabupaten Pasuruan, Kamis sore (8/7/2021).

Himbauan senada juga disampaikan oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf pada saat memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti sepekan yang lalu, Jumat (25/6/2021). Kepala Daerah menyebutkan bahwa peningkatan kasus kematian Covid-19 dipicu karena keterlambatan berobat pasien terkonfirmasi positif sesudah kondisinya parah.

Maka dari itu, Bupati meminta kepada Camat dan seluruh jajaran Forkopimda Kabupaten Pasuruan agar semakin meningkatkan frekuensi kegiatan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat. Bahwa jangan sampai ada penundaan pergi berobat ke RS bagi masyarakat yang mengalami gejala Covid-19. Harapannya agar memperoleh penanganan secepatnya sehingga tidak sampai berakibat fatal.

Sementara itu, untuk menambah ruang isolasi ketersediaan BOR (Bed Occupancy Rate) atau tempat tidur di RSUD Bangil dan RSUD Grati yang overload, Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersinergi dengan RS swasta. Yaitu RS Mitra Sehat Medika di Pandaan, RS Sahabat di Sukorejo, RS Abhiyaksa dan RS Bhayangkara Pusdik Brimob  di Gempol, RS Masyitoh di Bangil maupun RS Mata di Grati. Tujuannya sebagai RS penyangga dalam merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. (Iguh+Eka Maria)      

 

 

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Hadiri Jambore Perhutanan Sosial Jatim 2026 di Madiun, Wabup Shobih Tinjau Stand Petani Kopi dari Purwodadi

Jambore Perhutanan Sosial Jawa Timur 2026 resmi dibuka pada Sabtu (13/6/2026) so...

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...