Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Pasuruan Siap Dropping Air Bersih

Gambar berita
11 Juni 2019 (15:24)
Olahraga
2514x Dilihat
0 Komentar
admin

Meski belum ada permintaan bantuan air bersih, Pemerintah Kabupaten Pasuruan siap siaga dalam upaya mengantisipasi potensi kekeringan di beberapa kecamatan.

Bakti Jati Permana, Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan mengatakan, antisipasi bencana kekeringan sangatlah penting. Mengingat bulan Juni ini sudah memasuki musim kemarau, sehingga apabila desa yang membutuhkan bantuan air bersih, maka akan segera didistribusikan.

“Sampai sekarang belum ada permintaan air bersih. Kita lihat dulu sesuai dengan keadaan di lapangan. Kalau BPBD konteksnya adalah bantuan darurat air bersih. Seharusnya jaringan air bersih, kalau bantuan darurat sifatnya darurat, jadi tidak bisa mengcover keseluruhan atau berkelanjutan,” kata Bakti di sela-sela kesibukannya, Selasa (11/06/2019).

Dengan masuknya musim kemarau, BPBD langsung melakukan assesment atau penilaian terhadap potensi kekeringan di Kabupaten Pasuruan. Kata Bakti, setidaknya sudah ada 23 desa di 7 kecamatan yang masih berpotensi rawan kekeringan. Yakni Kecamatan lumbang, pasrepan, winongan, Lekok, grati dan kecamatan gempol. Ketujuh kecamatan tersebut masuk kategori kecamatan rawan kekeringan kritis.

“Kalau kering kritis itu sudah masuk kategori bencana. Karena sudah kesulitan mencari air bersih sejauh lebih dari 3 kilometer. Kalau di bawah 3 kilometer sampai 1,5 kilo masuk kategori kering, belum dikategorikan bencana,” imbuhnya.

Saat ini, BPBD akan mulai berkoordinasi dengan desa, camat, dan dinas terkait. Sehingga, ketika ada laporan kekeringan, bisa segera ditangani. Bakti menjelaskan, beberapa armada truk pengangkut air bersih sudah disiapkan, diantaranya 2 unit tangki dari BPBD, 1 tangki Dinas Sosial, 1 tangki dari Dinas SDA (Sumber Daya Air) dan Tata Ruang, 1 unit tangki PDAM dan PMI Kabupaten Pasuruan.

Lebih lanjut Bakti memperkirakan bahwa permintaan air bersih akan tinggi saat puncak kemarau yang diperkirakan pada Agustus mendatang.

“Kita tidak menginginkan bencana terjadi. Tapi setidaknya kami siap untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan air bersih ketika kekeringan,” jelasnya kepada Suara Pasuruan. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...