Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Cluster Covid-19 di Sekolah, Pemkab Pasuruan Mulai Vaksinasi Puluhan Ribu Pelajar SMP

Gambar berita
02 Oktober 2021 (19:04)
Pendidikan
3109x Dilihat
0 Komentar
admin

Puluhan ribu pelajar SMP/Mts negeri di Kabupaten Pasuruan, mulai divaksin.

Seperti yang terlihat di SMPN 3 Bangil, Sabtu (02/10/2021) pagi. Beberapa ruang kelas dan laboratorium serta aula di sekolah tersebut disulap menjadi lokasi vaksinasi.

Sedangkan para pelajar dipecah ke dalam beberapa ruangan agar tidak terjadi kerumunan. 

Dari pantauan di lapangan, ratusan siswa/siswi di sekolah tersebut tak langsung menerima vaksin. Melainkan harus lolos screening oleh petugas kesehatan dari Puskesmas setempat.

Kepala SMPN 3 Bangil, Sulistyorini mengatakan, total ada 250 pelajar kelas IX yang mengikuti vaksinasi. Sedangkan pelajar di kelas VII maupun VIII akan mengikuti vaksinasi, di agenda selanjutnya.

"Kalau ditanya kapan vaksinasi untuk siswa kelas VII dan VIII, kita hanya menunggu petunjuk dari Pemkab Pasuruan. Karena kami hanya pelaksana saja," kata Rini, di sela-sela mengawasi jalannya vaksinasi.

Dengan selesainya vaksinasi pada 250 anak didiknya, Rini optimis rasa percaya diri para pelajar untuk tetap bisa menjalani kegatan belajar mengajar, semakin tinggi.

"Sekarang udah nggak was-was lagi. Karena mereka sudah divaksin, jadi lebih PD untuk berkegiatan, meskipun mereka harus tetap menjaga protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya menegaskan bahwa vaksinasi pelajar SMP adalah sebuah ikhtiyar untuk bisa mengantisipasi cluster positif Covid-19 dari lingkungan sekolah seperti yang terjadi di beberapa wilayah tanah air.

"Vaksinasi pelajar SMP jadi langkah untuk mengantisipasi munculnya klaster Covid-19 dari sekolah. Semoga tak terjadi di Kabupaten Pasuruan," tegasnya.

Untuk vaksinasi pelajar SMP dilaksanakan secara serentak di 63 SMP/Mts negeri di Kabupaten Pasuruan. Totalnya mencapai sekitar 10 ribu anak berusia mulai 12 tahun.

Para siswa ini sudah menjalani PTM (Pembelajaran Tatap Muka) terbatas di Kabupaten Pasuruan sejak agustus lalu. Kata Anang, semua sekolah harus betul-betul mengawasi jalannya PTM dengan prokes ketat, agar potensi penyebaran Covid-19 bisa diidentifikasi sedini mungkin.

"Semua sekolah harus berkomitmen dalam mengawasi setiap KBM maupun penerapan prokes selama digelarnya tatap muka. Sekecil apapun harus diperhatikan," tegasnya.(emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Lomba Da'i Nusantara, Gus Shobih : Selamat Berdakwah. Santri Jaman Sekarang Harus Melek Digital

Ratusan pelajar SMP/Mts dan santri di Kabupaten Pasuruan mengikuti Lomba Da'i Nu...

Article Image
Buka Bupati Cup E-Sport Free Fire 2026, Ketua KORMI Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo : Main Games Boleh Asalkan Tetap Utamakan Ibadah dan Pendidikan

Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten menggelar Bupati...

Article Image
Wakil Bupati Pasuruan Resmi Buka Bupati Charity Cup XXIV 2026 di Finna Golf & Country Club Prigen

Wakil Bupati Pasuruan, H. M. Shobih Asrori, secara resmi membuka ajang tahunan B...

Article Image
Borong Tiga Penghargaan Sekaligus, Kabupaten Pasuruan Unggul dalam Inovasi, Pangan, hingga Pariwisata di JawaPos.com Wilwatikta Awards 2026

Pemerintah Kabupaten Pasuruan berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus dala...

Article Image
Permudah Transaksi antara Pembeli dan Pelaku Usaha. Pemkab Pasuruan Luncurkan Aplikasi APIK

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskomin...