Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Antisipasi Bencana Hidrometerologi, Pemkab Pasuruan Intens Pantau Kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS)

Gambar berita
29 November 2023 (12:21)
Pelayanan Publik
2215x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Mengantisipasi potensi teradinya bencana hidrometeorologi yang sewaktu-waktu dapat mengancam di awal musim penghujan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus meningkatkan kewaspadaan. Terutama dalam melakukan upaya preventif yang bersifat sebagai pencegahan. Seperti halnya yang hari ini dilakukan oleh Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto bersama beberapa pejabat terkait.     

Peninjauan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang dilakukan pada hari Rabu (29/11/2023) dilaksanakan di sungai Legok Winong, Kecamatan Gempol.  Saat ini, di sana sedang dilakukan upaya normalisasi yang bertujuan untuk mengurangi debit air. Harapannya, jika terjadi hujan deras dengan durasi lama, tidak akan menyebabkan air sungai meluber menggenangi pemukiman warga sekitar.

"Saat ini kita paham sudah mulai turun hujan. Ketika turun hujan, maka aliran air di sungai Legok harus betul-betul diberi jalan supaya bisa mengalir dan bisa mereduksi potensi banjir. Alhamdulillah kita sudah melakukan normalisasi sungai ini, hasil kerjasama dengan semua pihak," ujarnya.

Didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Hanung Widya Sasangka dan Camat Gempol, Komari, Pj. Bupati Andriyanto memastikan betul progres normalisasi yang terus dilakukan di sungai Legok. Sembari melakukan monitoring sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya. Hal itu menyusul sudah mulai turunnya hujan intensitas cukup deras dalam beberapa hari terakhir.

"Pemkab Pasuruan akan terus bekerjasama dengan Dinas PU SDA Provinsi Jawa Timur untuk pembagian tugas normalisasi sungai di wilayah Kabupaten Pasuruan. Dibantu juga oleh rekan-rekan dari PT. Guntner Indonesia yang juga membantu dalam operasionalnya," ungkapnya.

Lebih lanjut, pada saat dijumpai oleh Tim Humas Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Setda Kabupaten Pasuruan di sela-sela aktivitas monitoringnya, Pj. Bupati Pasuruan mengutarakan tentang upaya pembersihan sampah rumah tangga dari bibir sungai. Hal itu akan terus dioptimalkan, sejalan dengan pembersihan tanaman gulma yaitu eceng gondok yang tampak memenuhi sepanjang aliran sungai.

"Untuk sementara kita lakukan tindakan represif seperti mengambil eceng gondok. Kalau sampah rumah tangga hanya sebagian kecil. Paling tidak bisa mengurangi debit air. Sehingga diharapkan bisa mengurangi resiko terjadinya banjir jika sampai turun hujan deras dalam waktu cukup lama," jelasnya. (Eka Maria+Iguh)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...

Article Image
Harganas ke-33 di Malang, Kabupaten Pasuruan Raih Tiga Penghargaan Sekaligus

Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 digelar di Pendopo...