Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Ajak Petambak Manfaatkan Pinjaman Rp 8 M untuk Teknologi Busmetik

Gambar berita
07 Mei 2018 (19:16)
Ekonomi
3214x Dilihat
0 Komentar
admin

Ada kabar gembira untuk para petambak yang sudah maupun yang akan menggunakan teknologi busmetik (Budidaya Udang Skala mini empang plastik di tambak ikan) di Kabupaten Pasuruan. Hal ini karena tahun ini, Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran program agromaritim hulu hilir sebesar Rp 8 Milyar. Slamet Nurhandoyo, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, anggaran tersebut dipergunakan untuk peminjaman. Petambak bisa meminjam antara Rp 250 – 400 juta dengan bunga 6 persen.

“Selama ini petambak memang kesulitan memperoleh pinjaman modal dari perbankan karena dianggap pekerjaan yang beresiko tinggi. Sehingga dari program ini, petambak yang difasilitasi Bank Jatim dapat mengajukan bantuan modal untuk tambak busmetik,” kata Slamet di sela-sela kesibukannya, Senin (07/05/2018).

Saat ini, kurang lebih 15 Hektar tambak yang sudah dimanfaatkan untuk  teknologi busmetik di Kabupaten Pasuruan. Kata Slamet, pihaknya menargetkan semakin banyak lagi petambak yang menggunakan terpal untuk produksi tambak.

“Kalau kita hitung sampai sekarang, baru Rp 4,8 Miliar yang telah memanfaatkan pinjaman ini. Saya berharap lebih banyak lagi, karena keuntungan dari penggunaan teknologi busmetik ini besar sekali kalau berhasil,” imbuhnya.

Dari Rp 4,8 Milyar, jumlah petambak yang memanfaatkan pinjaman sebanyak 13 petambak, di mana rata-rata untuk penguatan modal. Dijelaskan Slamet, pencairan dana sendiri diperkirakan cair pada awal Mei ini, setelah verifikasi dari perbankan terlebih dulu.

“Perbankan pasti memverifikasi supaya detail, dan setelah semuanya selesai pasti akan langsung cair,” pungkas dia.

Lebih lanjut Slamet menambahkan, karena masih ada dana bantuan modal, Dinas Perikanan masih membuka kesempatan bagi petambak yang juga ingin mengajukan modal untuk produksi tambak busmetik.

“Harapan makin banyak petambak yang menggunakan teknologi busmetik ini, karena dari hasil panennya bisa puluhan kali lipat lebih banyak dari yang tambak tradisional,” urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...

Article Image
Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan Targetkan PAD Tahun Ini 3,6 Milyar

Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan menargetkan kenaikan pendap...

Article Image
Target Pendapatan RPH di Kabupaten Pasuruan Sepanjang 2025, Terlampaui

Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasuruan dari retribusi jasa p...

Article Image
Mengunjungi Gang Boneka di Desa Sumbergedang Pandaan

Berbisnis menjadi pilihan seseorang untuk meningkatkan taraf hidup menjadi semak...