Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

4 Bulan, Ada 61 Bencana Terjadi di Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
24 Mei 2019 (15:54)
Olahraga
3289x Dilihat
0 Komentar
admin

Empat bulan terakhir, Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mencatat ada 61 bencana yang terjadi. Paling tinggi adalah bencana banjir yang terjadi di 36 titik, baik di wilayah Tengah, Timur sampai Barat.

Bakti Jati Permana, Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengatakan, jika dibandingkan awal tahun lal, jumlahnya memang kurang lebih sama. Hanya saja secara jumlah titik memang lebih banyak tercatat ada 61 titik bencana sepanjang kuartal pertama kemarin.

“Kalau dari panjang musim dan jumlah bencana sebenarnya kurang lebih sama dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Hanya saja memang tahun ini hujan kendati lebih jarang namun intensitasnya yang lebih tinggi sehingga terjadi banjir,” kata Bakti kepada Suara Pasuruan, Jumat (24/05/2019).

Dijelaskannya, ada titik-titik banjir yang tahun 2019 ini jauh berkurang. Khususnya di daerah Kalianyar, Kalirejo dan Tambakan, Kecamatan Bangil. Dimana tahun ini durasi banjir hanya datang sekitar 1-2 jam.

“Imbas dari normalisasi cukup berpengaruh. Kendati banjir tetap ada namun 1-2 jam kemudian sudah surut. Namun di daerah lain seperti Rejoso, Grati dan Winongan memang durasi banjir masih lama,” terangnya.

Lebih lanjut Bakti menegaskan bahwa awal tahun ini, bencana saat musim hujan masih didominasi oleh bencana banjir. Tercatat ada 36 titik. Banjir sendiri dihitung berdasarkan 1 kali kejadian dan terdampak di suatu wilayah. Kemarin banjir datang merata mulai dari wilayah Gempol, Beji, Bangil, Kraton, Gondangwetan, Rejoso, Grati sampai Winongan.

Sedangkan untuk tanah longsor terdata ada 20 kejadian, Longsor ini terjadi di Tosari, Pasrepan, Tutur, dan Gempol. Dan untuk bencana puting beliung ada sebanyak 5 kejadian terjadi di Kraton, Prigen, Wonorejo dan Rembang.

Sementara sampai pertengahan Mei ini, kendati masih termasuk musim peralihan dan masuk Hari tanpa hujan. Namun Bakti mengatakan masih ada potensi turun hujan. Sehingga diharapkan masyarakat tetap berhati-hati terkait cuaca masih masih bisa berpotensi turun hujan saat ini.

“Kita himbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada. Meski hujan sudah mulai jarang, tapi potensi hujan masih ada sesuai prakiraan BMKG. Tapi intensitasnya Cuma sedikit,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...