Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

326 Siswa SMK se-Kota dan Kabupaten Pasuruan ikuti UNBK Susulan

Gambar berita
19 April 2017 (19:06)
Pendidikan
3602x Dilihat
0 Komentar
admin

Sebanyak 326 siswa SMK se-Kota dan Kabupaten Pasuruan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan, Rabu (19/04/2017).

Banyaknya siswa yang harus ikut ujian susulan disebabkan karena berhalangan hadir, serta terkendala beberapa permasalahan teknis saat pelaksanaan UNBK itu sendiri.

Indah Yudiani, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Wilayah Kota dan Kabupaten Pasuruan mengatakan, dari 326 siswa tersebut terbagi menjadi 244 pelajar SMK dari Kabupaten Pasuruan serta 82 pelajar SMK dari Kota Pasuruan. Untuk Kota Pasuruan, 84 pelajar yang harus mengulang adalah dari SMKN 1 Pasuruan, SMK PGRI 1 Pasuruan, SMK PGRI 4 Pasuruan, serta SMK Shalahudiin. Sedangkan 244 pelajar SMK dari Kabupaten Pasuruan berasal dari SMKN 1 Bangil, SMKN Rembang, SMK A Yani Bangil, SMKN Purwosari, SMKN 1 Sukorejo, SMK Maarif Pandaan, dan SMK Al Madinah Bangil.

“Siswa yang tidak dapat hadir karena sakit, sedangkan hal teknis kebanyakan pada jaringan internet yang mengalami trouble sampai tidak munculnya soal dalam layar computer sampai berjam-jam,” katanya.

Ditambahkannya, khusus permasalahan jaringan terjadi pada hari terakhir pelaksanaan UNBK, yakni mata pelajaran produktif. Indah lantas mencontohkan permasalahan di SMKN Rembang, di mana sekitar 68 siswa harus mengulang lantaran terjadi gangguan listrik di tengah-tengah ujian.

“Bahkan, meskipun sudah ada genset, ternyata juga rusak akhirnya tidak bisa digunakan untuk menampung daya. Kita tidak bisa berbuat banyak, sehingga terpaksa harus ujian susulan,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, jalannya UNBK Susulan yang dilaksanakan mulai Selasa (18/04) hingga Rabu (19/04) berjalan lancar. Salah satunya di SMKN I Bangil, di mana dari 13 siswa yang mengikuti ujian susulan, ada 1 siswa dengan inisial HM berhalangan hadir, sehingga harus mengikuti ujian tahun depan.

“Ya, namanya sebuah resiko. Meskipun UNBK tidak menjadi penentu kelulusan, tapi berhubung siswa tidak masuk ujian susulan, akhirnya kami juga tidak bisa meluluskannya. Silahkan bisa ikut ujian tahun depan. Tidak perlu sekolah, tapi hanya ikut ujian saja,” ungkap Muhammad Supandri, Kepala SMKN 1 Bangil. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...

Article Image
Cakupan Kepesertaan JKN-KIS 99,58 Persen, Pemkab Pasuruan Kembali Raih Penghargaan UHC Award Kategori Madya

Pemerintah Kabupaten Pasuruan kembali meraih Universal Health Coverage (UHC) Awa...