Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

3 Objek Wisata Ditargetkan Genjot PAD Lebih Banyak

Gambar berita
05 Mei 2025 (06:37)
Pariwisata
645x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimis, tiga obyek wisata andalan yang diyakini masih diminati wisatawan.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Agus Hari Wibawa melalui Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata, Nusantoro mengatakan, ada tren yang cukup positif dari sisi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD)sektor wisata pada tahun 2024 lalu. Dimana capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan dari Rp 700 juta terealisasi Rp 886 juta.

"Alhamdulillah, PAD dari retribusi tiga tempat wisata di tahun kemarin melebihi target. Dari sinilah kami melihat tren positif yang mudah-mudahan akan berlangsung di tahun-tahun mendatang," kata Nusantoro saat ditemui di ruangannya, Senin (5/5/2025).

Dari ketiga objek wisata yang dikelola Pemkab Pasuruan, perolehan PAD terbesar memang masih didominasi  oleh Pemandian Alam Banyubiru. Sedangkan retribusi yang berasal dari Danau Ranu Grati dan Gerbang Wisata Baledono secara kolektif menyumbang sekitar Rp 100 juta.

Menurut Nurusanto, dominasi pendapatan dari Banyubiru tidak terlepas dari banyaknya objek atau fasilitas di kawasan tersebut yang dikenakan retribusi, yang memang lebih dominan dibandingkan dua lokasi lainnya.

"Namun itu tidak terlepas dari banyaknya obyek yang dikenakan retribusi yang memang lebih dominan di Banyubiru," bebernya.

Dengan capaian yang cukup positif pada tahun 2024 kemarin, Nurusanto menegaskan akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menggenjot target PAD sektor wisata di tahun ini, minimal naik 10 persen.

"Untuk tahun 2025, target penerimaan retribusi wisata diharapkan bisa naik sebesar 10 persen dari target tahun lalu, sehingga target PAD wisata tahun ini dipatok sebesar Rp 770 juta," imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Misto Leo Faisal, memberikan dorongan kepada dinas terkait, khususnya Dinas Pariwisata, untuk dapat lebih kreatif dalam mengelola destinasi wisata milik pemerintah daerah. Ia berharap agar destinasi wisata yang ada tidak hanya sekadar dikunjungi dan dinikmati secara biasa oleh pengunjung.

Misto Leo Faisal menekankan pentingnya menciptakan kesan dan pengalaman yang menarik bagi para wisatawan. Pengelolaan yang mampu memberikan pengalaman berkesan akan mendorong pengunjung untuk kembali ke destinasi tersebut.

"Tapi juga memberikan kesan dan pengalaman menarik agar mereka menjadi repeat visitor. Pengelolaan yang baik juga berpengaruh pada meroketnya pendapatan, sehingga PAD yang didapat bisa jauh lebih besar dari beban pemeliharaan rutin," katanya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Bupati Mas Rusdi Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Siap-siap, Sensus Ekonomi 2026 akan segera dimulai.Di Kabupaten Pasuruan, dimula...

Article Image
Bupati Rusdi Hadiri Tasyakuran dan Soft Opening Command Center Terintegrasi

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan memulai operasi...

Article Image
Pimpin Rakor dan Launching Mobil Operasional Satgas MBG. Bupati Pasuruan : Jadilah Satu Kesatuan Yang Saling Menguatkan Sampai Program Berhasil

Dalam rangka mendukung peningkatan kualitas gizi dan kesehatan seluruh penerima...

Article Image
Berkunjung ke SPPG Sumbergedang, Pilot Project Pengelola MBG di Kabupaten Pasuruan

Apa yang anda pikirkan saat berbicara tentang program Makan Bergizi Gratis alias...

Article Image
Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo Apresiasi KOMPPAK Kabupaten Pasuruan Gelar Festival Jamu, Pesona Kuliner dan Kriya

Tahun ini, Komunitas Pengusaha Perempuan Aktif dan Kreatif (KOMPPAK) Kabupaten P...