Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

18 Desa di 4 Kecamatan, Terendam Banjir. Pemkab Pasuruan Bangun Dapur Umum

Gambar berita
08 Januari 2020 (17:35)
Umum
3632x Dilihat
0 Komentar
admin

Intensitas hujan yang tinggi selama seharian, mengakibatkan banjir di Pasuruan.

Setidaknya ada 18 desa di 4 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir sejak Selasa (07/01/2020) malam.

Empat kecamatan terdampak banjir yakni Kecamatan Beji, Rejoso, Grati dan Winongan.

Dari pantauan di lapangan, banjir menyapa rumah warga hingga fasilitas publik sejak pukul 8 malam. Rata-rata, ketinggian air dari 20 sentimeter hingga 1 meter.

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, dari seluruh desa terdampak banjir, yang paling parah adalah di Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso. Di mana ketinggian air bisa mencapai 1 meter. Meski begitu, masyarakat di sana tidak ada satu pun yang meninggalkan rumahnya.

"Ya karena mungkin sudah siap menghadapi banjir. Jadi warga lebih memilih bertahan di rumahnya masing-masing," ucapnya.

Khusus untuk daerah terdampak dan masih tergenang air, BPBD bersama Dinas Sosial dan dibantu para relawan dan pemdes langsung membangun dapur umum. Sehingga kebutuhan akan makanan dan minuman, bisa dipenuhi dengan segera. Kata Tecto, ribuan nasi bungkus plus air minum dalam kemasan, telah didistribusikan ke kantong-kantong banjir. Sedangkan kebutuhan akan obat-obatan masih belum banyak yang membutuhkan.

“Karena genangannya tidak lama. Meskipun di Desa Sadeng terbilang lama banjirnya karena sampai sekarang juga masih ada genangan, tapi warga lebih membutuhkan makanan minuman,” tandasnya.

Lebih lanjut pria yang tercatat menjabat sebagai Camat Winongan itu menegaskan bahwa factor penyebab banjir kali ini adalah curah hujan yang sangat tinggi hingga membuat sungai rejoso meluap dan memasuki pemukiman warga, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas public lainnya.

“Kalaupun di jalan raya ada yang tersumbat, itu karena banyaknya material yang ikut terbawa arus, kemudian menutupi saluran air,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...