Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

18 Desa di 4 Kecamatan, Terendam Banjir. Pemkab Pasuruan Bangun Dapur Umum

Gambar berita
08 Januari 2020 (17:35)
Umum
3766x Dilihat
0 Komentar
admin

Intensitas hujan yang tinggi selama seharian, mengakibatkan banjir di Pasuruan.

Setidaknya ada 18 desa di 4 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terendam banjir sejak Selasa (07/01/2020) malam.

Empat kecamatan terdampak banjir yakni Kecamatan Beji, Rejoso, Grati dan Winongan.

Dari pantauan di lapangan, banjir menyapa rumah warga hingga fasilitas publik sejak pukul 8 malam. Rata-rata, ketinggian air dari 20 sentimeter hingga 1 meter.

Plt Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati mengatakan, dari seluruh desa terdampak banjir, yang paling parah adalah di Desa Sadengrejo, Kecamatan Rejoso. Di mana ketinggian air bisa mencapai 1 meter. Meski begitu, masyarakat di sana tidak ada satu pun yang meninggalkan rumahnya.

"Ya karena mungkin sudah siap menghadapi banjir. Jadi warga lebih memilih bertahan di rumahnya masing-masing," ucapnya.

Khusus untuk daerah terdampak dan masih tergenang air, BPBD bersama Dinas Sosial dan dibantu para relawan dan pemdes langsung membangun dapur umum. Sehingga kebutuhan akan makanan dan minuman, bisa dipenuhi dengan segera. Kata Tecto, ribuan nasi bungkus plus air minum dalam kemasan, telah didistribusikan ke kantong-kantong banjir. Sedangkan kebutuhan akan obat-obatan masih belum banyak yang membutuhkan.

“Karena genangannya tidak lama. Meskipun di Desa Sadeng terbilang lama banjirnya karena sampai sekarang juga masih ada genangan, tapi warga lebih membutuhkan makanan minuman,” tandasnya.

Lebih lanjut pria yang tercatat menjabat sebagai Camat Winongan itu menegaskan bahwa factor penyebab banjir kali ini adalah curah hujan yang sangat tinggi hingga membuat sungai rejoso meluap dan memasuki pemukiman warga, sekolah, perkantoran, hingga fasilitas public lainnya.

“Kalaupun di jalan raya ada yang tersumbat, itu karena banyaknya material yang ikut terbawa arus, kemudian menutupi saluran air,” singkatnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...