Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

104 Rumah Warga di Kecamatan Sukorejo Rusak Dihantam Angin Puting Beliung

Gambar berita
26 Oktober 2022 (12:58)
Lingkungan
4159x Dilihat
0 Komentar
admin

Ratusan rumah warga di Desa Candibinangun, Kecamatan Sukorejo , Kabupaten Pasuruan rusak akibat dihantam angin puting beliung, Selasa  (25/10/2022) sore.

Total tak kurang dari 104 rumah warga yang mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan sampai  berat.

Kepala Pelaksana BPBD, Ridwan Harris mengatakan, dari 104 rumah warga yang rusak, 13 diantaranya rusak berat, yakni genteng dan plafon ambrol dan tembok rumah jebol. Sedangkan sisanya ada yang rusak ringan.

"Paling parah 13 rumah warga. Rusaknya itu seperti genteng dan plafon yang ambrol dan tembok jebol. Kalau sisanya ada yang rusak ringan," kata Haris saat berada di lokasi kejadian, Rabu (26/10/2022).

Dijelaskannya, peristiwa angin puting beliung ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang selama beberapa jam. Hal tersebut juga sesuai dengan prakiraan BMKG yang juga telah merilis waspada potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur untuk periode Tanggal 24-30 Oktober 2022.

"Penyebabnya ya karena intensitas hujan yang sangat tinggi plus angin kencang selama dua jam lebih. BMKG juga telah merilis waspada potensi cuaca ekstrim di wilayah Jatim untuk periode 24-30 Oktober 2022," jelasnya.

Pasca kejadian, BPBD dengan dibantu para relawan, TNI, POLRI dan warga bahu membahu melakukan kerja bakti untuk membersihkan material sisa hantaman puting beliung.

Kata Harris, kerja bakti dilakukan dengan cepat hingga semua material bersih dari sekitaran rumah warga.

“Kami sudah melakukan kaji cepat ke lokasi kejadian bencana. Dan kami sangat bersyukur karena proses pembersihan material cepat selesai karena semuanya bahu membahu," ucapnya.

Lebih lanjut Harris menegaskan bahwa angin puting beliung yang terjadi Selasa (25/10/2022) sore kemarin juga menyebabkan dua pohon tumbang di Desa Sungi Kulon, Kecamatan Pohjentrek dan Desa Coban Blimbing, Kecamatan Wonorejo.

"Ada juga dua pohon tumbang di Desa Sungi dan Desa Cobanblimbing. Saking kencangnya angin, tapi untungnya tidak menimpa rumah, kendaraan atau orang yang sedang melintas," tegasnya.

Sementara itu, meski jumlah rumah yang rusak mencapai lebih dari 100 unit. Namun tak ada korban jiwa dalam peristiwa super cepat ini. Harris pun menghimbau warga untuk selalu meng-update informasi kebencanaan yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi sesuai dengan surat edaran Bupati Pasuruan.

"Kami akan terus mengupdate informasi kebencanaan melalui pesan berantai, sosialisasi ke kecamatan sampai desa/kelurahan supaya masyarakat juga siap-siap dan selalu waspada," harapnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Gerakan Bangkit Kembali Belajar, Upaya Pemkab Pasuruan Atasi Anak Putus Sekolah dan Naikkan IPM

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo resmikan Gerakan Bangkit Kembali Belajar (Gerba...

Article Image
Tuntaskan Anak Tidak Sekolah. Mas Rusdi Launching GERBANG KEMBAR

Pemerintah Kabupaten Pasuruan meluncurkan Program Gerakan Bangkit Kembali Belaja...

Article Image
Ribuan Jamaah Calon Haji Kabupaten Pasuruan Ikuti Manasik Terintegrasi

Ribuan jamaah calon haji Kabupaten Pasuruan mengikuti manasik haji terintegrasi,...

Article Image
Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam berkunjung ke Kabupaten Pasuruan

Puluhan anggota Delegasi Lawatan Muhibbah Pertubuhan Wargamas Brunei Darussalam...

Article Image
Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Gelombang Pertama di BLK Rejoso

Sebanyak kurang lebih 96 peserta terdaftar sebagai peserta pelatihan berbasis ko...