Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Menilik Pembibitan Pisang Cavendish Di Desa Kalirejo Kecamatan Gondangwetan Yang Tembus Supermarket

Gambar berita
13 April 2021 (10:10)
Umum
5435x Dilihat
admin

Bagi warga Pasuruan terutama Kabupaten Pasuruan, mungkin banyak yang belum mengetahui bahwa salah satu daerahnya merupakan penghasil Pisang Cavendish. Komoditi pertanian yang merupakan salah satu primadona bagi penikmat buah ini mampu tumbuh subur di Kecamatan Gondangwetan Kabupaten Pasuruan.

Adalah Muhammad Shiddiq, warga Dusun Lodo, Desa Kalirejo Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan yang merupakan inisiator pembibitan pisang Cavendish tersebut. Berawal pada tahun 2015, pembibitan mulai dilakukan bersama petani sekitar di desanya. Sehingga pada tahun 2016-2017 mampu menghasilkan produksi dalam skala kecil dan menengah dengan total 700 pohon dengan luas 3000m2.

Dengan seiring berjalannya waktu, permintaan akan pisang cavendish dengan brand “Aca Banana” mliknya ini semakin tinggi dan menuntut Shiddiq serta rekan-rekan petani untuk menambah pasokan proses produksi. Menurut penuturan Shiddiq, luas lahan yang ditanami pisang Cavendish pada tahun 2021 sebesar 17 hektar. Hal tersebut tentunya berpengaruh pada kapasitas produksi dan tentunya mampu memenuhi permintaan pasar bahkan dia mengaku harus mengimpor dari derah lain di Jawa Timur seperti Kediri, Blitar, Tulungagung,Mojokerto dan daerah lainnya.

“Memang karena permintaan pasar yang semakin besar, kita sampai harus mengimpor bahan baku yaitu pisang dalam kondisi setengah matang dari, Kediri,Blitar,Tulungagung,dan Mojokerto untuk kemudian kita matangkan melalui cold storage tersebut. Karena memang kalau hanya bergantung pada pasokan dari lahan kami masih belum bisa mencukupi”,ujar Shiddiq.

Tepatnya pada tahun 2020, Shiddiq dan kawan-kawan berhasil menembus pasar minimarket dan supermarket. Dengan perjanjian tertentu dia dan kawan-kawan petani lainnya dituntut untuk selalu menjaga kualitas dan kuantitas produksi pisang cavendishnya. Terkait dengan pandemic Covid-19, Shiddiq berujar bahwa memang pada awalnya cukup memengaruhi produksi dan pemasaran pisang Cavendish. Akan tetapi dia dan rekan-rekan petani terus berupaya hingga akhirnya mampu menstabilkan antara produksi dan pemasaran seperti sedia kala.

“Di awal masa pandemia, memang kami sempat terdampak juga. Akan tetapi dengan kesadaran masyarakat bahwa untuk meningkatkan imun salah satunya adalah mengonsumsi sayur dan buah, maka lambat laun produksi dan pemasaran pisang cavendish "Aca Banana" ini dapat stabil bahkan meningkat”,tambahnya. (dnd)

Berita Lainnya

Article Image
Taman Chandra. Pilihan Satu-Satunya Tempat Wisata Gratis Mulai Sore sampai Malam

Masih bingung mencari tempat wisata yang super duper meriah di Pasuruan?Jawabann...

Article Image
Rayakan Hari Bhayangkara ke-80, Wabup Shobih Gowes Bareng Polres Pasuruan dan Santri PP Dalwa

Polres Pasuruan menggelar kegiatan Gowes Bareng Ulama dan Umaro pada Jumat, 26 J...

Article Image
Remaja Lekok Ini Bersyukur Jadi Pelajar Sekolah Rakyat. Pendidikan Fokus, Orang Tua Diberdayakan

Program pendidikan Sekolah Rakyat (SR) terbukti memberikan banyak hal baik bagi...

Article Image
Tutup Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP. Mas Rusdi : Kita Bangun Fondasi Sepakbola secara Berjenjang, Elit dan Disegani

Liga Sepak Bola Piala Bupati Antar Pelajar SMP Sederajat se-Kabupaten Pasuruan t...

Article Image
Pemkab Pasuruan dan Baznas Gelar Gebyar 10 Muharram "Bahagia Bersama Anak Yatim"

Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menggel...