Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Mangga Alpukat Klonal 21

Gambar berita
03 Januari 2020 (15:08)
Pertanian
2357x Dilihat
admin

Berkat kuatnya branding Mangga Alpukat, buah hasil persilangan antara Mangga jenis  Gadung dengan Arumanis ini telah resmi diakui secara paten sebagai buah asli Kabupaten Pasuruan, menyusul diterbitkannya Surat Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia nomor 121/Kpts/SR.120/D.2.7/12/2016 tentang Pemberian Tanda Daftar Varietas Tanaman Hortikultura. Dalam surat tersebut disebutkan bahwa Mangga varietas Gadung 21 telah memenuhi persyaratan varietas tanaman hortikultura, sehingga perlu dan layak untuk diberikan tanda daftar. 

Dari total empat ribu hektar luasan lahan perkebunan yang tersebar di Kecamatan Rembang, Sukorejo, Wonorejo, Nguling dan Grati, Klonal 21 menyumbang tingkat produktivitas Mangga di Kabupaten Pasuruan sebesar 90,10 kg/pohon, telah melampaui dari target yang ditetapkan di dalam RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2013-2018 sebesar 50,71kg/pohon atau 77,67%. 72,95kg/ pohon pada tahun 2018. Penyebarannya ada di beberapa wilayah, seperti Rembang, Sukorejo, Wonorejo, Nguling dan Grati. Sisanya di Rembang dan di beberapa wilayah lainnya. Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan melakukan perluasan lahan, baik di Rembang maupun di beberapa wilayah yang memungkinkan ditanam Mangga.

Diantara indikator keberhasilan budidaya Klonal 21 berkat unsur agro climate yakni tahan terhadap kekeringan serta kondisi tanah yang sangat bagus, diantaranya di Rembang karena termasuk tanah hitam dan tingkat kelembabannya tidak tinggi yang sangat diperlukan untuk menghasilkan buah kualitas terbaik. Di sisi lain, tingginya produktivitas komoditas Mangga disebabkan oleh penerapan bermacam teknologi pertanian. Diantaranya dengan melakukan pembuahan komoditas mangga diluar musim (off season) menggunakan paklobutrazol, penggunaan pupuk organik, pemangkasan bentuk dan produksi serta pengembangan sentra kawasan Klonal 21 secara kontinyu dan berkelanjutan melalui bantuan bibit yang memperoleh  anggaran dari APBD Kabupaten Pasuruan.

Popularitasnya yang semakin meroket berdampak pada peningkatan permintaan dari masyarakat. Mangga yang terkenal dengan cita rasanya yang sangat manis tersebut tidak hanya digandrungi oleh masyarakat di Jawa Timur saja, tetapi juga digemari masyarakat di luar pulau Jawa, bahkan sangat diminati pasar luar negeri, seperti Kuwait, Malaysia, Australia dan Mekkah. (Eka Maria)

 

Berita Lainnya

Article Image
Kawasan Kumuh di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton Mulai Dipercantik

Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton pada tahun ini menjadi target sasaran program pe...

Article Image
Wabup Pasuruan Launching Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 33.500 Pekerja Rentan

Wakil Bupati Pasuruan bersama Wakil Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Keten...

Article Image
Warga Desa Mlaten Gelar Selamatan Desa dan Petik Laut, Wakil Bupati Pasuruan Harap Tradisi Terus Lestari

Masyarakat Dusun Pesisir, Desa Mlaten, Kecamatan Nguling menggelar acara Selamat...

Article Image
Raperda Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2025, Disahkan Jadi Perda

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 akhirnya diresm...

Article Image
Ratusan CPNS Dilantik Jadi PNS Pemkab Pasuruan. Mas Rusdi : Tingkatkan Kompetensi, Jadilah ASN yang Berakhlaqul Karimah

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik ratusan calon pegawai negeri sipil (CPNS...