Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Yadnya Kasada, Suku Tengger di Tosari Ikuti Larung Hasil Bumi ke Kawah Gunung Bromo

Gambar berita
17 Juni 2022 (09:38)
Wisata Budaya
8044x Dilihat
0 Komentar
admin

Suku Tengger di Kecamatan Tosari juga ikut melaksanakan semua ritual Yadnya Kasada tahun ini. Termasuk Labuh Palawija Palawiji atau yang populer dengan istilah Larung hasil bumi ke Kawah Gunung Bromo.

Dharma Singgih, tokoh masyarakat Tengger mengatakan, Larung hasil bumi dilakukan pada kamis (16/6/2022) dini hari. Dimana hasil bumi dan hewan ternak dilemparkan ke kawah Gunung Bromo.

Sebelum melarung sesaji, warga Tengger dan para dukun pandita dari 4 kabupaten (Lumajang, Malang, Pasuruan dan Probolinggo), lebih dulu bersembahyang dan mengikuti ritual doa Yadnya Kasada. 

Doa dipusatkan di Pure Poten Luhur yang berada di tengah lautan pasir Bromo dan dipimpin Ketua Dukun Pandita Sutomo.

"Larung itu jadi puncak semua kegiatan Yadnya Kasada. Jadi semua hasil bumi hingga peternakan dilarung ke dasar kawah Gunung Bromo. Diawali doa dulu oleh 3 pemuka agama dari Islam, Kristen dan Hindu," katanya.

Sukarji, Dukun Pandita Kecamatan Tosari Kabupaten menjelaskan makna Yadnya Kasada. Mulai dari mengajarkan tidak sombong, terus bersyukur dan tidak takabur. Jadi, setiap mendapatkan rezeki selalu berbagi.

"Arti Yadnya Kasada, mengartikan bahwa setiap umat Hindu untuk hidup saling membantu, tidak sombong, tidak takabur, dan yang terpenting kita selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh sang pencipta. Dan kita setiap tahun harus ingat ke leluhur, dengan mengirim dan melarung sesaji ke kawah Bromo. Agar kita dilimpahkan rezeki, kesehatan dan diberi keselamatan dalam hidup," jelas Sukarji.

Sementara itu, sebelum puncak Kasada, acara diawali dengan puja asisi bakti dukun pandita Tengger. Setelah itu dilanjutkan dengan upacara mulunen atau pengangkatan dukun baru. Barulah sebagai puncaknya digelar, upacara labuh ke kawan gunung Bromo mulai jam 3-5 pagi. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Konsultasi ke Kanwil Kemenkum Jatim, Pemkab Pasuruan Percepat Harmonisasi Rancangan Perbup

Dalam rangka tindak lanjut atas permohonan pengharmonisasian, pembulatan, dan pe...

Article Image
Puluhan Peserta Lomba Mendongeng Bikin Kagum Bunda Literasi Kabupaten Pasuruan, Merita Rusdi Sutejo

Ada banyak cara yang dilakukan Pemkab Pasuruan, dalam hal ini Dinas Perpustakaan...

Article Image
Kejari Kabupaten Pasuruan Musnahkan BB 86 Perkara Tindak Pidana Umum Incraht

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan memusnahkan barang bukti tindak pid...

Article Image
Kejurda Finswimming Jatim 2026. Kabupaten Pasuruan Raih Juara Umum III

Kontingen Finswimming Kabupaten Pasuruan sukses meraih Juara Umum Ketiga dalam K...

Article Image
Taman Edelweis Wonokitri. Ajak Pengunjung Berwisata dan Pelajari Bunga Abadi Khas Bromo

Siapa yang sampai saat ini masih belum tahu bunga Edelweis?Banyak yang mengistil...