Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Vaksinasi Covid-19 Harus Dikawal Ketat

Gambar berita
10 Januari 2021 (22:51)
Pelayanan Publik
3115x Dilihat
0 Komentar
admin

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa berpesan kepada seluruh Kepala Daerah di Jawa Timur bahwa vaksinasi harus dilakukan dengan pengawalan ketat. Tujuannya tidak lain untuk menjaga agar vaksin Covid-19 yang saat ini ditempatkan di ruangan pendingin tetap steril. 

Dalam agenda rapat koordinasi secara video conference bersama Pemerintah Kabupaten/ Kota terkait persiapan vaksinasi, Gubernur menegaskan, saat ini terdapat 200 cold storage di seluruh Jawa Timur. Ia berharap, ada pengecekan intens terhadap lemari pendingin tersebut.

“Cek kembali lemari pendingin, karena kami telah mengirimkan kebutuhan lemari pendingin. Tolong Bupati atau Walikota dan Dinas Kesehatan setempat untuk mengecek ulang semua lemari pendingin untuk memastikan, lemari pendingin masih memungkinkan untuk menyimpan vaksin. Karena ada derajat kedinginan tertentu agar vaksin tidak rusak”, pesannya di hadapan seluruh peserta rapat virtual.

Selain itu, Gubernur memaparkan tentang keterbatasan ketersediaan layanan rawat inap di rumah sakit saat ini. Penyebabnya karena terjadi peningkatan jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga kondisi tersebut harus benar-benar diwaspadai seluruh masyarakat dengan tetap disipin dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. 

“Saya melihat di televisi, ada anak yang mencarikan kamar untuk ibunya terkait dengan ruangan ICU. Itu bad news, tapi harus disampaikan karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Covid-19 ini berbahaya, maka harus kita hentikan penyebarannya. Apalagi tiap hari makin banyak kasus-kasus positif di Jatim”, tandasnya.

Di sisi lain, Gubernur juga menekankan kepada seluruh Bupati/Walikota untuk melakukan revitalisasi peran dan fungsi Kampung Tangguh Covid-19. Berikut operasi yustisi untuk membatasi kegiatan masyarakat.

Dalam forum koordinasi yang digelar pada hari Jumat siang (8/1/2021) tersebut, Pemerintah Kabupaten   mengikutinya di Command Center. Selain dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Anang Syaiful WIjaya, pertemuan juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rachmat Syarifuddin. Juga Direktur RSUD Bangil dr Arma Rosalina, Kepala Dinas Kesehatan dr Ani Latifah dan beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (Iguh + Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pekan Pajak Daerah 2026. Pemkab Pasuruan Apresiasi 28 Desa Lunas Pembayaran PBB P2 Tepat Waktu

Ribuan wajib pajak se-Kabupaten Pasuruan mengikuti Fun Walk dan Gebyar Panutan P...

Article Image
Tipe-X Sukses Bikin Puluhan Ribu Penonton Pekan Raya Pasuruan 2026, Berpesta Pora

Band Ska Legenda Indonesia, Tipe-X membuat hari kelima Pekan  Raya Pasuruan...

Article Image
1097 Peserta Ishari Kolosal Lantunkan Sholawat Nabi. Wabup Gus Shobih Tegaskan Ishari Harus Dilestarikan dan Jadi Ekstrakulikuler di Sekolah

Apa jadinya jika ribuan umat islam melantunkan sholawat nabi dengan diiringi per...

Article Image
Mampir Studio Radio Suara Pasuruan, Mas Bupati Rusdi Ajak Masyarakat Nikmati Pekan Raya Pasuruan Dengan Cara Berbeda

Mas Bupati Rusdi, demikian biasanya Bupati Pasuruan akrab disapa mengajak masy...

Article Image
Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Kembali Dibuka untuk Umum

Pasca sebulan lebih ditutup karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla), jalur p...