Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Penggunaan Dexamethasone Harus Sesuai Anjuran Dokter

Gambar berita
22 Juni 2020 (16:22)
Pelayanan Publik
14852x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan penggunaan obat dexamethasone yang dinilai bermanfaat bagi penderita Covid-19, penggunaan obat tersebut tetap harus sesuai anjuran dokter. Demikian juga dengan pola konsumsinya secara jangka panjang yang tidak boleh dihentikan secara tiba-tiba. Namun, Kata Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro, dokterlah yang menurunkan dosisnya secara bertahap, sebelum kemudian menghentikan konsumsi obat tersebut.

''Meskipun harga terjangkau, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar tidak terjadi efek samping. Terutama bila memiliki alergi pada makanan, obat, maupun bahan lain yang terkandung di dalamnya'', katanya.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat agar tidak sembarangan mengonsumsi dexamethasone. Pertimbangannya, dosis dan lama penggunaan obat tersebut diberikan berdasarkan usia, kondisi dan reaksi pasien terhadap obat.

Dexamethasone merupakan golongan obat kortikosteroid yang berkerja dengan cara menurunkan peradangan dan menurunkan sistem kekebalan tubuh. Sama seperti steroid yang dihasilkan oleh tubuh secara alami. WHO menyarankan penggunaannya direkomendasikan untuk kasus konfirmasi positif berat dan kritis yaitu kasus yang membutuhkan ventilator dan bantuan pernapasan.

Obat ini dianjurkan karena akan mengurangi jumlah kematian sebesar 20-30 persen dari kasus Covid-19. Tetapi WHO juga menyarankan pemakaiannya hanya dibolehkan dalam pengawasan dokter dan dilakukan dengan fasilitas memadai yang siap melayani apabila terjadi efek samping.

''BPOM akan memantau peredaran dexamethasone. Meski kita mendengar beberapa berita baik soal kemajuan dunia kesehatan baik dalam negeri maupun luar negeri. WHO sampai saat ini belum menentukan obat atau regimen atau kombinasi pengobatan yang tetap untuk perawatan pasien Covid-19. Karena itu, ikuti selalu petunjuk dari dokter. Hindari penggunaan antibiotik dengan tidak tepat karena dapat menyebabkan resistensi terhadap jenis anti biotik yang dikonsumsi”, tandasnya seperti yang dikutip dari laman kemkes.go.id. (Eka Maria)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...