Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

10 Desa Terdampak Kekeringan di Kabupaten Pasuruan Terus Didropping Air Bersih

Gambar berita
10 September 2025 (19:32)
Pelayanan Publik
6776x Dilihat
0 Komentar
Emil Akbar

Meski belum berstatus darurat kekeringan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus melakukan dropping air bersih ke sejumlah desa terdampak kekeringan.

Seperti yang dilakukan pada Rabu (10/9/2025) siang. Kedatangan tangki yang membawa air bersih seolah menjadi tamu yang sangat dirindukan bagi warga Desa Sibon, Kecamatan Pasrepan maupun warga Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang.

Ratusan warga berduyun-duyun keluar dari rumahnya sembari membawa ember, jurigen atau tempat yang bisa menampung air bersih sebanyak-banyaknya. 

"Seharian belum mandi, jadi pas datang airnya, saya langsung mandi," ungkap Siswono, warga Desa Sibon. 

Siswono adalah satu dari sekian banyak warga terdampak kekeringan di Kabupaten Pasuruan. 

Sampai saat ini total ada 10 desa terdampak kekeringan. Kesebelas desa tersebut terdiri dari 5 desa di Wilayah Kecamatan Pasrepan. Yakni Desa Sibon, Klakah, Pasrepan, Petung  dan Ngantungan.

Selanjutnya 4 desa di wilayah Kecamatan Lumbang, yakni Desa Karangjati, Pancur, Watulumbung dan Bulukandang, serta 1 desa di Kecamatan Winongan, yaitu Desa Kedungrejo. 

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi mengatakan  dropping air bersih menjadi komitmen Pemkab Pasuruan untuk membantu kebutuhan air bersih warga terdampak kekeringan.

Dalam satu hari, tercatat dua kali pengiriman, dimana setiap kali pengiriman, bisa mencapai 5 ribu liter.

"Setiap desa kami salurkan air bersih hingga 10 ribu liter per harinya atau dua rate setiap harinya," katanya. 

Lebih lanjut Sugeng menegaskan bahwa setiap tangki akan didrop di salah satu titik yang dapat diakses warga terdampak kekeringan di satu desa.  Dengan didistribusikannya air bersih, warga diimbau agar bijak dalam mengelola bantuan air bersih.

"Sekarang kami lihat warga sudah bijak dalam menggunakan air bersih yang kami kirimkan setiap harinya," ucapnya. (emil)





Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Dewas BLUD RSUD Bangil dan RSUD Grati 2026–2030, Mas Bupati Tekankan Digitalisasi Layanan Kesehatan dan Peningkatan Standar Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Dewan Pengawas (Dewas) Badan Layanan U...

Article Image
KUD Sembada Puspo Targetkan Produksi Susu Segar 40 Ton/Hari

Kabupaten Pasuruan menjadi lumbung susu segar terbesar kedua di Jawa Timur. Sala...

Article Image
Mas Bupati Rusdi Lantik 16 Pejabat Eselon II, 105 Eselon III dan 176 Pejabat Eselon IV di Lingkungan Pemkab Pasuruan

Hari ini, Kamis (8/1/2026), Mas Bupati Rusdi, sapaan akrab Bupati Pasuruan melan...

Article Image
Mas Rusdi Lantik 297 Pejabat Eselon II, III dan IV Pemkab Pasuruan

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo melantik sebanyak 297 pejabat di Lingkungan Pemeri...

Article Image
Jadi Penopang Perekonomian. Ikan Lempuk Khas Danau Ranu Grati Kian Dicari

Ikan lempuk hingga kini masih menjadi kebanggaan masyarakat di sekitar Danau Ran...