Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Waspadai Titik Rawan Macet Jalur Surabaya-Malang

Gambar berita
21 Juni 2017 (11:38)
Pelayanan Publik
8704x Dilihat
0 Komentar
admin

Agar terhindar dari kemacetan selama arus mudik-balik Lebaran, pengguna jalan harus memperhatikan beberapa titik rawan macet di wilayah Kabupaten Pasuruan. Diantaranya di sepanjang jalur Surabaya-Malang yang selama ini sering terjadi penumpukan arus kendaraan.

Dalam rilis Rencana Operasi Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2017 1438 H yang diterima Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Pasuruan yang berisi infografis tentang sistem informasi dan kebijakan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Jatim), Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jatim menyatakan bahwa ada 3 lokasi rawan macet di jalur Surabaya-Malang. Masing-masing, ruas jalan Pandaan-Lawang; Simpang Taman Dayu dan Simpang Purwosari.

Tingginya volume kendaraan dan aktivitas pasar tumpah di Lawang merupakan penyebab kemacetan di ruas jalan Pandaan-Lawang. Sehingga dibutuhkan optimalisasi bahu jalan efektif ruas jalan dengan cara memadatkannya juga penertiban parkir & pedagang di pasar Lawang. Selain itu juga diperlukan pembatasan u-turn atau lokasi putar balik kendaraan.

Permasalahan yang terdapat di Simpang Taman Dayu yang perlu diwasapadai selama arus mudik-balik Lebaran tahun ini yakni akses keluar masuk kawasan Taman Dayu serta volume lalu lintas yang tinggi. Sehingga dibutuhkan beberapa upaya penanganan seperti pemasangan traffic light (TL) di kawasan Taman Dayu, pengaturan waktu siklus TL di simpang exit tol Taman Dayu juga pelebaran & pengerasan bahu jalan dari arah Malang ke Surabaya.

Sedangkan hambatan yang sangat berpeluang dijumpai pengguna jalan di Simpang Purwosari yakni tingginya kepadatan lalu lintas disana dan perilaku pengendara yang tidak tertib. Di samping itu, Dinas Perhubungan Provinsi Jatim juga memetakan tentang adanya kecenderungan pengendara yang memperlambat kendaraannya pada saat melintas di Simpang Purwosari. Dari ketiga permasalahan tersebut dapat diurai melalui pengaturan waktu siklus optimum di persimpangan, pengoptimalan bahu jalan efektif serta penempatan petugas lalu lintas. (Eka Maria)                     


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pemkab Pasuruan dan TNI AL Sepakat Bentuk Tim Ad Hoc Percepat Penyelesaian Sengketa Lahan di Lekok dan Nguling

Pemerintah bersama TNI AL sepakat membentuk Tim Ad Hoc untuk mempercepat penyele...

Article Image
Berangkatkan Peserta Bromo KOM 2026. Wabup Gus Shobih : Ajak Semua Keluarga Anda Berlibur dan Berwisata di Kabupaten Pasuruan

Bromo KOM 2026 resmi dimulai. Ajang pertemuan para pesepeda rekreasional, pengho...

Article Image
Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali

Bupati Pasuruan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Region...

Article Image
33 Desa di Kabupaten Pasuruan Telah Ditetapkan Sebagai Desa Tangguh Bencana

Sebanyak 33 desa di Kabupaten Pasuruan kini telah ditetapkan sebagai Desa Tanggu...

Article Image
Ikuti Rapat Dengar DPR RI. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Terus Perjuangkan Kepastian Hukum Warga Lekok Sampai Tuntas

Persoalan sengketa lahan antara masyarakat dan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di sal...