Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Warga Bromo di Tosari Gelar Tengger Berjapa

Gambar berita
26 November 2020 (16:21)
Wisata Budaya
3158x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mendoakan bangsa agar segera terbebas dari penyebaran Virus Corona, warga Bromo di Kecamatan Tosari menggelar Tengger Berjapa.

Acara bertemakan “Sesanti Pertiwi Rahayuning Jagad” tersebut digelar di Balai Desa Mororejo, Minggu (22/11/20) siang.

Hadir dalam acara tersebut, diantaranya Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf; Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan; Kajari Pasuruan, Ramdhanu Dwiyantoro; hingga para Tokoh Lintas Agama dan Pemerhati Budaya di Kabupaten Pasuruan.

Ketua panitia pelaksana, Dukun Pandita Sukarji mengatakan, tema Sesanti Pertiwi Rahayuning Jagad apabila diterjemahkan berarti Kedamaian Bumi, Keselamatam alam semesta.

“Semua berdoa bersama untuk kedamaian dan keselamatan bumi, alam semesta, dan manusia. Terutama agar hidup rukun dan guyub, dan selamat dari virus Corona dan bencana alam,” katanya.

Dijelaskannya, Negara Indonesia didirikan dengan pondasi keberagaman dan kebhinekaan. Termasuk dalam keberagaman agama serta aliran kepercayaan. Untuk itu, apalagi digalang dengan semangat kebersamaan dalam keberagaman, maka Indonesia akan terus kuat dan tak mudah digoyang oleh siapapun.

“Perjumpaan keanekaragamaan agama dalam satu ruang, merupakan hal yang istimewa. Setiap agama menghormati kehadiran agama lain. Ada interaksi yang luar biasa, di mana tokoh agama saling berdiskusi dan memperkenalkan kekhasan keagamaanya masing-masing. Dan itu indah, damai,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad Yusuf dalam sambutannya menegaskan bahwa Kecamatan Tosari merupakan miniatur toleransi di Indonesia. Hal itu ditandai dengan indahnya hubungan antar pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan aliran kepercayaan (Kejawen). Untuk itu, gelaran acara Tengger Berjapa menjadi bagian dari pemersatu bangsa.

“Semoga hal ini bisa memberikan contoh dan inspirasi kepada semua elemen bangsa kita tercinta ini. Karena damai itu indah, dan karena kita hidup dengan keberagaman,” terangnya.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa sekarang ini adalah musim penghujan. Sehingga seluruh warga harus bisa sama-sama mengantisipasi potensi bencana yang kerapkali terjadi ketika curah hujan tinggi.

“Agar dapat menyikapi dan siaga bila ada potensi bencana,” singkatnya.

Di sisi lain, dalam acara tersebut, Bupati Irsyad memberikan bantuan seperangkat gamelan kepada Sanggar Seni ” Tengering Budi Luhur ” Desa Mororejo. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Buka Porsadin VII di Nguling, Gus Shobih Tegaskan Komitmen Pemkab Pasuruan Kawal Eksistensi Madrasah Diniyah

Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori secara resmi membuka Pekan Olahraga dan...

Article Image
Pengusaha Beji Ini Sukses Bikin “Siwalan Mix Legen” Jadi Minuman Paling Dicari

Potensi buah siwalan yang tumbuh subur di beberapa desa di Kecamatan Beji, Kabup...

Article Image
Syi'iran Bluk Gebluk. Tetap Lestari Dijaga Warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan Ratusan Tahun

Syi’iran Bluk Gebluk, seni dan tradisi dakwah Islam khas Desa Rembang, Kecamatan...

Article Image
Wabup Gus Shobih Serahkan Salinan Penetapan Pengangkatan Wali 22 Anak Yayasan Metal Muslim Al Hidayah

Sebanyak 22 anak binaan Yayasan Metal Muslim Al Hidayah di Rejoso, Kabupaten Pas...

Article Image
Tekan Inflasi dan Dorong UMKM, Pemkab Pasuruan Gelar Festival Pasar Murah di Nguling

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah Peri...