Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wapres: Semua Pihak Harus Siap Hadapi Kenormalan Baru

Gambar berita
15 Juni 2020 (11:38)
Pelayanan Publik
2272x Dilihat
0 Komentar
admin

Semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali harus siap menghadapi pemberlakuan masa transisi menuju tatanan normal baru/ new normal yang akan mulai diterapkan pemerintah secara bertahap. Agar pelaksanaannya optimal, dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, pelaku usaha, praktisi pendidikan, praktisi kesehatan, maupun masyarakat. Demikian disampaikan Wakil Presiden (Wapres), K.H. Ma’ruf Amin.

Pasca pemberlakuan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya mencegah penyebaran Corona Virus Disease-2019 (Covid-2019), masa transisi menuju tatanan normal baru segera diterapkan. Fokusnya pada dua hal prioritas yaitu penanggulangan Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. Pertimbangannya, selain dampak sosial dan kesehatan yang ditimbulkan akibat pandemi, bahaya keterpurukan ekonomi juga dinilai memiliki kedaruratan yang sama untuk ditanggulangi.

“Sekarang ini kita berada dalam suasana transisi menuju new normal atau normal baru. Oleh karena itu kita harus bersiap untuk menghadapi ini, dan saya kira tidak perlu untuk mempersoalkan tentang istilah. Karena istilah itu menjadi istilah global. Yang penting adalah bersiap diri menghadapinya”, tegasnya saat memberikan sambutannya dalam acara New Normal New Spirit secara streaming dari Kediaman Dinas Wapres, Jalan Diponegoro Nomor 2, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2020).

Disampaikan Wapres bahwa pemerintah akan terus mendorong program-program percepatan pemulihan dampak Covid-19. Diantaranya dengan terus melakukan pelayanan kesehatan yang intensif serta mendorong stimulus untuk dunia usaha. Agar program berhasil dijalankan, masyarakat diminta untuk patuh pada penerapan protokol kesehatan di masa new normal.

“Dalam kita menghadapi bahaya Covid-19 dan keterpurukan ekonomi-pun kita juga diperlukan untuk selalu patuh pada protokol kesehatan. Menjaga physical distancing, menggunakan masker, mencuci tangan dan menghindari berbagai kerumunan. Pemerintah sudah bertekad untuk berusaha. Karena itu, saya berharap, semua masyarakat bisa menjaga diri patuh terhadap aturan-aturan itu”, himbaunya seperti yang diberitakan di laman kominfo.go.id.

Menurut Wapres, jika protokol kesehatan dapat terlaksana dengan baik, ia optimis, era new normal dapat dilalui dengan baik. Sehingga bangsa Indonesia bisa menghilangkan dua bahaya, yaitu darurat Covid-19 dan keterpurukan ekonomi. (Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...

Article Image
Resmikan Tutur Agrotourism Festival 2026, Gus Shobih Ajak Semua Pihak Bantu Promosikan Wisata dan UMKM Lokal

Tutur Agrotourism Festival 2026 resmi dibuka di kawasan Agro Wisata Bhakti Alam,...