Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wakil Gubernur Jatim, Gus Ipul Ketagihan Mangga Klonal 21

Gambar berita
27 Oktober 2017 (08:30)
Ekonomi
3252x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul begitu ketagihan dengan manisnya buah Mangga Gadung Klonal 21 yang menjadi ikon buah Khas Kabupaten Pasuruan.

Pemandangan tersebut terlihat saat dirinya bersama Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menghadiri acara Muntir Bareng Mangga Klonal 21 atau yang popular dengan sebutan Mangga Alpukat , di Lapangan Nongkojajar, Kecamatan Tutur, Rabu (25/10/2017) siang.

Bersama para undangan dan ribuan warga, Gus Ipul dan Gus Irsyad muntir mangga alpukat di hadapan seluruh awak media yang datang dalam acara tersebut.

“Saya tegaskan bahwa mangga gadung klonal 21 atau mangga alpukat milik Kabupaten Pasuruan benar-benar manis dan membuat saya ketagihan. Apalagi cara makannya juga beda, seperti kalau kita makan alpukat,” ucap Gus Ipul, sesaat setelah mencicipi mangga alpukat.

Saking senangnya menikmati mangga alpukat, pria yang saat ini mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023 itu tak menyisakan sedikitpun daging mangga itu sendiri. Selain manis, Gus Ipul menyebut mangga alpukat sebagai mangga yang gurih dan membikin kenyang.

“Makan satu buah langsung kenyang. Mangga nya besar dan manis sekali, pokoknya enak tiada tara,” imbuhnya.

Sementara itu, Mangga Gadung Klonal 21 adalah mangga kebanggaan Kabupaten Pasuruan yang telah menjadi juara nasional sejak tahun 2010, serta telah dipatenkan sebagai Buah asli Kabupaten Pasuruan oleh Menteri Pertanian RI nomor 121/KPTS/SR.120/O.2.7/12/2016 sebagai komoditas mangga dengan kualitas terbaik di Indonesia. Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menjelaskan, luasan mangga gadung klonal 21 mencapai sekitar 4200 hektar dengan produktifitas 57,26 kg per pohon, serta total produksi yang dapat mencapai 1.702.731 ton/tahun.

“Kalau lokasi mangganya tersebar paling banyak di Kecamatan Rembang, kemudian yang lain di Kecamatan Sukorejo dan Wonorejo. Selain karena kontur tanah hitam yang sangat ideal untuk ditanam mangga, mangga klonal 21 akan terasa lain kalau ditanam di tempat yang berbeda,” kata Irsyad di sela-sela acara.

Ditambahkannya, kegiatan Muntir Mangga Alpukat tak lain sebagai bagian dari promosi potensi unggulan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Pasuruan yang mempunyai nilai jual dan daya saing yang tinggi di pasaran. 

“Bayangkan saja, 1 kg nya seharga Rp 45 ribu, tapi para pembeli selalu mencari Klonal 21. Bahkan sampai rela ke kebunnya langsung, supaya bisa makan buah mangga yang masak pohon. Mangga alpukat selalu menjadi incaran dari para penyuka buah tanah air,” akunya.  (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
UPT LKD Kabupaten Pasuruan Kembali Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

UPT LKD Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan kembali menggelar pelatihan ber...

Article Image
Mas Rusdi, Mas Adi dan Gus Shobih Hadiri Hari Pers Nasional 2026

Hari ini, Senin (9/2/2026) bertepatan dengan Peringatan Hari Pers Nasional ke 80...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi Buka Seminar Pelatihan UKM IKM di PCC

Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) d...

Article Image
Segera Rampung. Pasuruan Creative Center (PCC) Siap Wadahi Kreatifitas Anak Muda di Kabupaten Pasuruan

Tak lama lagi, Pasuruan Creative Center (PCC) akan segera dinikmati oleh seluruh...

Article Image
Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Mensos Gus Ipul Sosialisasi DTSEN

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali berkunjung ke Pasuruan, Sabtu (7/2/20...