Di samping sebagai amanah yang melekat dalam tugas dan tanggungjawab keseharian, jabatan adalah sebuah kepercayaan dan nikmat yang sudah seyogyanya disyukuri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pasuruan. Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan.
Disampaikan di Auditorium Mpu Sindok, Graha Maslahat Komplek Perkantoran Kabupaten Pasuruan, Gus Mujib demikian biasanya Pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini tersebut akrab disapa menitiberatkan tentang sikap dan etos kerja yang harus dijunjung tinggi oleh Pejabat Eselon II terlantik sebagai ungkapan rasa syukurnya dalam mengemban jabatan. Tidak hanya bekerja dengan ikhlas dan cerdas sesuai dengan tugas dan fungsinya saja. Melainkan juga senantiasa mengoptimalkan segala potensi dan kemampuan yang diimplementasikan dalam kinerja di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Jabatan adalah sebuah kepercayaan yang diberikan pimpinan kepada saudara dan sudah seharusnya dapat dijalankan dengan landasan shiddiq, amanah, tabligh dan fathonah. Sehingga mampu melaksanakan tugas dengan baik, terarah dan bertanggungjawab," tegasnya pada hari Senin (10/7/2023).
Maka dari itu, dalam menyikapi perubahan lingkungan strategis yang serba cepat, perlu adanya tata kelola pemerintahan yang dinamis, responsif, efektif dan efisien. Semuanya, kata Gus Mujib tidak lain demi mewujudkan pelayanan publik yang prima.
"Tentunya pada era ini, sebagai Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Saudara harus turut mengambil peran sebagai agen perubahan yang akan membawa birokrasi menjadi lebih baik. Tentunya dengan nilai-nilai berakhlak yang berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif," pesannya di hadapan pejabat terlantik.
Hal utama yang tidak kalah pentingnya dikuasai oleh Pejabat Eselon II di era globalisasi saat ini adalah sikap adaptif terhadap perkembangan teknologi digital yang sangat pesat. Terlebih hampir semua lapisan masyarakat tidak bisa lepas dari gawai. Pun demikian, penggunaan komputer dan handphone tidak hanya sebatas digunakan untuk bekerja dan berkomunikasi saja, melainkan juga dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi kreatif berbasis digital. Hal itulah yang menjadi tantangan tersendiri di dunia pemerintahan.
"Oleh karena itu kita harus terus meningkatkan pemerintahan berbasis informasi dan teknologi. Harapannya agar pelayanan publik dapat lebih transparan, sehingga masyarakat menjadi lebih mudah terhubung dengan layanan pemerintah. Maka, seorang pemimpin harus menguasai teknologi, mengikuti tuntutan dan perubahan jaman serta tetap harus turun langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," tandasnya.
Selain itu, menurut Gus Mujib, seorang pemimpin harus aktif membangun sinergi lintas sektor sebagai upaya mengatasi keterbatasan sumber daya yang ada. Solusinya dapat dilakukan dengan terus mengembangkan ASN menjadi kaum profesional yang cerdas untuk mewujudkan smart SDN berbasis teknologi. Dengan demikian, kinerja pelayanan berbekal digitalisasi birokrasi sudah barang tentu akan memberikan pelayanan publik yang pastinya jauh lebih cepat, akurat dan efisien.
Diketahui, dalam agenda Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan hari ini, Wakil Bupati melantik kelima Pejabat Eselon II yang sebelumnya telah dinyatakan lolos assestment oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pasuruan. Masing-masing untuk mengisi kekosongan pada jabatan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
Adapun masing-masing pejabat terlantik, Digdo Sutjahyo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah saat ini sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah; Mohammad Nur Kholis yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah sebagai dibeirkan amanah menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan.
Sementara itu, Sugeng Hariyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Purwosari saat ini bergeser menjadi Kalak BPBD; drh. Ainur Alfiyah yang sebelumnya Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan saat ini dilantik sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Sedangkan Ridwan Harris yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Bangil, saat ini diambil sumpah jabatan sebagai Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan. (Eka Maria)
Komentar