Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Wabup Mujib Imron Minta Masyarakat Jaga Pancasila Sekuat-Kuatnya

Gambar berita
04 Agustus 2022 (12:41)
Nasionalisme
3027x Dilihat
0 Komentar
admin

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) meminta seluruh masyarakat untuk menjaga Pancasila dengan sekuat-kuatnya.

Permintaan ini disampaikan Gus Mujib saat membuka Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Karakter Bangsa dan Bhinneka Tunggal Ika dan Sejarah Kebangsaan di Pendopo Kecamatan Bangil, Kamis (04/08/2022) siang.

Menurutnya, melalui Pancasila, keanekaragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia bisa disatukan. Terlebih Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang tingkat keberagaman penduduknya paling banyak.

"Kita harus bersyukur karena Allah SWT memberikan karunia yang luar biasa kepada negara kita yakni Pancasila. Inilah yang harus kita jaga betul dengan sekuat-kuatnya," kata Gus Mujib.

Selain itu, kata dia, menjaga Pancasila salah satu bagian dari tindakan menjaga keutuhan Bangsa dan Negara Indonesia.

"Indonesia disatukan oleh Pancasila, sehingga kita harus jaga Pancasila demi keutuhan bangsa dan negara," katanya.

Gus Mujib menilai masih ada segelintir pihak yang ingin merubah Pancasila dengan mengatas namakan agama. Mereka adalah orang yang tidak pernah mengasah pikirannya dengan orang yang lain, tertutup dan jarang keluar atau tampil di hadapan publik. Sehingga tetap harus diwaspadai agar tak sampai melakukan hal yang dapat merongrong keutuhan bangsa.

"Ya adalah, pernik-perniknya yang mengarah pada upaya merusak persatuan dan kesatuan. Biasanya orang itu baru tampil, tak pernah keluar atau tampil di hadapan umum, tidak pernah mengasah pikiran satu dengan yang lain, tidak ikut ormas, sehingga mudah terpengaruh. Apalagi yang mensupplai orang besar dari luar negeri dengan membawa agama," tegasnya.

Di akhir sambutannya, Gus Mujib juga menghimbau kepada masyarakat agar semakin waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila.

"Pemerintah pasti  bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRI, Anti-Bhinneka Tunggal Ika.

Sementara itu, dalam sosialisasi tersebut, beberapa pejabat dan alim ulama hadir. Seperti Gus Muafi, salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan; Kiyai Dofir, Kepala Bakesbangpol, serta Habib Zainal dari Ponpes Dalwa. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
RSUD Grati Gelar Baksos Skrining Kanker Payudara dengan Teknologi ABUS

Rumah Sakit Daerah Umum (RSUD) Grati melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) deteksi...

Article Image
Ketua dan Pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Pasuruan Masa Khidmat 2026-2031, Dilantik

Ketua Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD...

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...