Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Turunkan AKI dan AKB, Bupati Irsyad Yusuf Canangkan Forum PENAKIB

Gambar berita
21 November 2018 (15:19)
Pelayanan Publik
4547x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk semakin menekan kasus kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Bangil mencanangkan Forum PENAKIB (penurunan angka kematian ibu dan bayi).

Pencanangan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, di sela-sela acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 54 yang dipusatkan di Kebun Raya Purwodadi, Rabu (21/11/2018) pagi. Hadir pula dalam acara tersebut, Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Lulis Irsyad Yusuf dan Wakil Ketua I, Ny Nanik Mujib Imron, Sekda Agus Sutiadji, para Kepala OPD, camat dan undangan lainnya.

Dr Agung Basuki, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengatakan, PENAKIB merupakan bentuk upaya tanggung jawab profesi para dokter ahli kandungan dalam melihat segala permasalahan kematian ibu baru melahirkan dan bayi baru lahir.

“Melalui program PENAKIB, kami upayakan percepatan penurunan AKI sampai maksimal,” kata Agung, sesaat setelah acara selesai dilaksanakan.

Ditambahkan Agung, pelaksanaan program Penakib dilakukan melalui beberapa cara, diantaranya scoring (penilaian) faktor resiko, bekerjasama dengan pihak puskesmas hingga dinas kesehatan, hingga pendataan kepada para ibu hamil yang tinggal di suatu kawasan.

“Dalam pendataan, setiap ibu hamil akan diperiksa kondisi kehamilannya untuk mengetahui ada tidaknya faktor resiko terjadinya perdarahan atau preekelampsia.  Dari hasil scoring faktor resiko itu dapat diketahui, perlu tidaknya seorang ibu hamil memperoleh bentuk penanganan lebih lanjut. Jika bumil beresiko mengalami pendarahan, maka segera dirujuk ke rumah sakit, diinfuse dan setelah melahirkan nanti segera mendapat obat-obatan khusus untuk menghindari perdarahan hebat.

Selama ini, kasus di lapangan selalu tersampaikan bahwa sebanyak 50 persen penyebab kematian ibu melahirkan disebabkan karena preeklamspia dan perdarahan. Sehingga sejak awal, kami fokus untuk mengintervensi kedua penyebab tersebut. kami harapkan dengan cara ini maka faktor resiko dapat diketahui sedini mungkin sehingga resiko kematiannya bisa ditekan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Irsyad dalam sambutannya menegaskan, kasus kematian ibu baru melahirkan dan bayi baru lahir adalah permasalahan yang tidak boleh dianggap enteng. Sehingga semua cara harus dilakukan, mulai dari sosialisasi sampai tingkat bawah hingga penanganan medis ketika kasus tersebut sedang terjadi.

“Ini menyangkut nyawa seseorang, jadi harus betul-betul diperhatikan. Mulai dari peningkatan kompetensi tenaga kesehatan terutama Bidan, bersama Tim penggerak PKK dan pemberdayaan Masyarakat dengan melibatkan Kader Posyandu sebagai pendamping Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi. Semua harus tanggap cepat, jangan sampai terlambat, supaya semakin turun kasus kematian ibu dan bayi,” ucap Irsyad diikuti tepukan tangan para undangan.

Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus Kematian Ibu baru melahirkan di Kabupaten Pasuruan mulai januari- November 2018 mencapai 26 kasus, sedangkan Kematian Bayi sebanyak 109 kasus. Jumlah tersebut menurut Irsyad harus terus ditekan sampai nol.

“Bidan, dokter, kader kesehatan dan semua yang ada kaitannya dengan penanganan ibu yang akan melahirkan, harus sama-sama cepat dalam melakukan penanganan maupun sosialisasi. Kita bantu warga yang miskin, jangan sampai pelayanan tidak maksimal, Insya Allah akan diganti oleh Allah SWT,” urainya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Beri Wadah Para Kicau Mania. Pemkab Pasuruan Gelar Festival Burung Berkicau Piala Bupati Pasuruan 2026

Untuk kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Kebudayaan dan...

Article Image
Ketua Perwosi Kabupaten Pasuruan, Mela Rusdi Berangkatkan 1400 Peserta Pasuruan Woman's Run 2026

Untuk pertama kalinya, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kab...

Article Image
Wujudkan Fasilitas Olahraga yang Layak dan Nyaman, Pemkab Pasuruan Perbaiki GOR Sasana Krida Anoraga

Gedung Olahraga (Gor) Sasana Krida Anoraga Raci, kini diperbaiki. Pemerinta...

Article Image
Salurkan Bakat Minat di Bidang Seni, Pemkab Pasuruan Gelar Kejuaraan Drumband Street Parade Bupati Cup 2026

Puluhan grup marching band SD, SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Pasuruan mengi...

Article Image
Layanan Panggilan Kedaruratan Command Center 112, Komitmen Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Maksimalkan Layanan Publik

Memaksimalkan tugas pokok dan fungsi perannya di bidang komunikasi dan informat...