Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

TERUS KEMBANGKAN KAPITEN PASURUAN

Gambar berita
28 Februari 2017 (19:16)
Ekonomi
6780x Dilihat
0 Komentar
admin

Kapiten (Kopi Asli Kabupaten ) Pasuruan sebagai ikon baru di bidang pertanian, terus dibranding besar-besaran.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pertanian pada tahun ini menyiapkan anggaran untuk pengadaan mesin pengolah kopi, pengembangan sentra kopi serta pelatihan para petani kopi di semua wilayah penghasil kopi di Kabupaten Pasuruan.

Ihwan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan mengatakan, untuk pengadaan mesin pengolah kopi, pihaknya telah menganggarkan Rp 620 juta untuk petani kopi di wilayah Kecamatan Prigen, Tutur dan Puspo. Dengan adanya mesin tersebut, para petani kopi dapat mengembangkan kopi sesuai dengan peruntukannya.

“Jumlahnya masih kita sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Kita lihat berapa yang dibutuhkan untuk mesin pengolahan pecah kulit dan yang lainnya. Kita akan mengundang para petani kopi untuk duduk bersama demi dapat mengembangkan Kapiten Pasuruan menjadi lebih besar lagi,” kata Ihwan di sela-sela kesibukannya, Selasa (28/02).

Lain halnya dengan pengembangan sentra kopi, Dinas Pertanian secara bertahap akan menjadikan 8 kecamatan penghasil kopi sebagai sentra kopi. Kata Ihwan, pihaknya akan memperbanyak jumlah bibit tanaman kopi melalui anggaran APBD Kabupaten Pasuruan tahun 2017 sebesar Rp 210 juta. Selain itu, Pemprov Jatim juga akan memberikan bantuan bibit tanaman kopi  robusta untuk para petani di Kecamatan Puspo, Tutur dan Purwodadi.

“Usulan kita adalah 300 hektar bibit yang ditanam, dan semoga direalisasikan oleh Pemprov Jatim. Semakin banyak semakin bagus untuk mengembangkan kopi di Kabupaten Pasuruan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk pelatihan, Disperta akan menjalin kemitraan dengan Puslitkop (Pusat Pelatihan Kopi) Jember dan Bogor, di mana para petani kopi di Kabupaten Pasuruan akan diajak untuk melihat bagaimana pengolahan kopi secara baik dan benar, untuk selanjutnya nanti pulang ke Kabupaten Pasuruan sebagai inspirator bagi petani lainnya.

“Insya allah kami ajak 30 petani untuk ke Puslitkop. Dan ketika selesai, mereka kami tugaskan untuk membagi ilmunya kepada petani kopi lainnya,” jelasnya. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Petani Alpukat Purwodadi Mulai Panen "Apit"

Berwisata menjadi salah satu aktifitas yang selain menyenangkan, juga menambah b...

Article Image
HUT ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wabup Gus Shobih Tanam Bibit Durian dan Shorea Ovalis

Pada saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Kebun Raya Purwodadi, Wakil Bu...

Article Image
DKP3 Kabupaten Pasuruan Monitoring Harga Daging Sapi, Ayam dan Telur

Jelang datangnya Bulan Suci Ramadhan 1446 H, Dinas Ketahanan Pangan, pertanian d...

Article Image
Nyobain Kripik Tempe "Qi" Super Renyah Khas Desa Sumberejo, Pandaan

Yang namanya camilan selalu asyik untuk dibawa ke mana-mana dan dapat dinikmati...

Article Image
Jalan-Jalan ke Kecamatan Lumbang. Surganya Durian Kabupaten Pasuruan

Para petani buah durian di Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan mulai merasakan...