Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Penyebaran PMK, Pj. Bupati Nurkholis Minta Peternak Tidak Obati Sendiri Ternak Yang Terjangkit

Gambar berita
09 Januari 2025 (14:57)
Pelayanan Publik
1168x Dilihat
0 Komentar
Eka Maria

Agar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) tidak semakin merebak, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Nurkholis meminta kepada seluruh peternak agar benar-benar mewaspadainya. Himbauan itu disampaikannya pada saat mendampingi Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa yang melakukan sidak ke peternakan warga Desa Cobanjoyo, Kecamatan Kejayan, Munir pada hari Kamis (9/1/2025).  

Jika semisal ada hewan ternaknya yang terjangkit, diharapkan tidak mengobatinya sendiri. Tetapi segera menyampaikannya kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Pasuruan untuk kemudian ditindaklanjuti.

"Tentunya Dinas Peternakan harus mengadakan penyuluhan-penyuluhan kepada para peternak tentang PMK. Karena yang lebih paham kan orang peternakan. Memang ada upaya-upaya yang dilakukan para peternak, tapi kan sifatnya coba-coba. Karena belum menggunakan formula obat dari dokter hewan, tapi memakai ramuan-ramuan yang belum tentu bisa menyembuhkan ternaknya yang terjangkit PMK," tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah menginstruksikan kepada seluruh peternak agar turut mengendalikan penyebaran PMK di lingkungan amasing-masing. Diantaranya dapat dilakukan dengan melakukan proteksi terhadap hewan ternaknya.  

"Semua peternak harus melakukan proteksi. Sehingga jangan sampai penyebaran PMK meluas. Pasar hewannya yang harus diproteksi. Khususnya ternak dari daerah yang terpapar PMK. Baik Sapi, Kerbau maupun Kambing jangan sampai keluar kota dulu," pintanya. 

Di sisi lain, perempuan ramah yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur mengungkapkan kelegaannya dengan hasil monitoring hewan ternak yang dikunjunginya.

Di sisi lain, perempuan ramah yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur mengungkapkan kelegaannya dengan hasil monitoring hewan ternak yang dikunjunginya. Hal itu menyusul tidak ditemukannya PMK pada Sapi dan hewan ternak lainnya. 

"Alhamdulillah di peternakan ini aman. Yang seperti ini, jadi jangan mengambil hewan ternak baru dulu. Untuk mengantisipasi terpaparnya PMK dari daerah lainnya. Kalau hari ini kebetulan yang relatif agak banyak terpapar itu hewan yang dari Jember," pungkasnya. (Eka Maria)   


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Pujasera Jarwo di Desa Martopuro, Ditutup Sementara

Per Senin (29/6/2026), Pemerintah Kabupaten Pasuruan menutup sementara aktivita...

Article Image
Dukung Sasembada Pangan. Wabup Gus Shobih Pimpin Tanam Padi Serentak

Pemerintah Bersama DPD menggelar kegiatan tanam padi serentak semester II, Kamis...

Article Image
16 Tahun Menunggu. Ruas Jalan Bendungan–Rejosari Kini Mulus

Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bi...

Article Image
Kawasan Kumuh di Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton Mulai Dipercantik

Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton pada tahun ini menjadi target sasaran program pe...

Article Image
Wabup Pasuruan Launching Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 33.500 Pekerja Rentan

Wakil Bupati Pasuruan bersama Wakil Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Keten...