Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Pasuruan Kawal Ketat Santri Yang Akan Kembali ke Pondok Pesantrennya

Gambar berita
20 Mei 2021 (14:38)
Pelayanan Publik
2387x Dilihat
0 Komentar
admin

Untuk mencegah dan menekan peyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf meminta kepada semua pihak untuk mengawal kembalinya santri ke masing-masing pondok pesantrennya. Mulai dari Gugus Tugas, Dinas Kesehatan hingga pengelola Pondok Pesantren.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan beberapa langkah untuk menyambut kedatangan santri baik santri baru maupun santri lama. Seperti yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Kembalinya ke Ponpes dan Persiapan Vaksinasi, Selasa (18/5/2021) di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.

“Sudah ada poin-poin kewajiban dan langkah-langkah untuk menyambut santri lama maupun baru. Baik kewajiban pemerintah daerah, kewajiban ustadz atau kyai, santri, pondok pesantren dan wali santri. Selain itu kami sudah menyiapkan pembelajaran tatap muka yang rencananya akan di uji coba pada bulan Juli nanti”, terangnya.

Dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Pasuruan Mujib Imron tersebut, Kepala Daerah berpesan agar sebelum santri kembali ke pondok pesantren terlebih dahulu harus melewati beberapa tahapan. Yaitu harus melakukan rapid antigen atau swab tes.

Ditambahkan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pasuruan, Assasul Anam bahwa khusus persiapan kembalinya santri dari luar Kabupaten Pasuruan, akan ada cek poin satu pintu. Sehingga kedatangannya dapat dikontrol, meskipun cek poin yang tersebut sangat sederhana.

“Berkaitan dengan kesiapan kembalinya santri yang akan balik ke ponpes masing-masing. Sudah kami siapkan tes antigen gratis. Maka kami minta semua ormas Islam, baik NU maupun Muhammadiyah agar terus melakukan sosialisasi ke masyarakat. Seluruh Puskesmas siap melayani tes antigen gratis untuk semua santri yang akan kembali ke pondoknya”, ujarnya

Kepala Kemenag Kabupaten Pasuruan tersebut juga menambahkan berdasarkan hasil pantauan para santri tetap menggunakan masker dan menjaga jarak. Namun karena di dalam pondok yang umumnya kegiatan dilaksanakan secara bersama-sama, maka masing-masing pondok sudah menyiapkan cara agar santri tetap mematuhi protokol kesehatan yakni menjaga jarak.

Masih dalam kesempatan yang sama, Assasul Anam mendukung pembelajaran tatap muka dengan memperhatikan protokol kesehatan dan juga diterapkannya jaga jarak serta terdapat gugus tugas dari setiap pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan.

“Pembelajaran di pondok pesantren diharapkan tetap menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan. Nantinya akan disediakan gugus tugas di setiap pondok pesantren”, pungkasnya. (Iguh+Eka Maria)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kisah Hari Apriyanto Tekuni Budidaya Burung Perkutut Jawara

Siapa di sini yang suka mengoleksi burung perkutut? Burung dengan ciri khas suar...

Article Image
Cerita Tri Mulyo. 30 Tahun Bertahan Hasilkan Sepatu dan Sandal Tak Kalah dengan Produk Luar Negeri

Keuletan, kesabaran dan kerja keras pasti membuahkan hasil.3 kata ini menggambar...

Article Image
Olimpiade MI Pertama di Kabupaten Pasuruan. Bupati Mas Rusdi Tegaskan Tahun Depan Acaranya Harus Lebih Sukses

Untuk pertama kalinya, ada Olimpiade Madrasah Ibtidaiyah se-Kabupaten Pasuruan.O...

Article Image
Wabup Gus Shobih Buka Liga Sepak Bola Piala Bupati Pasuruan Antar Pelajar SMP Sederajat

Momen Piala Dunia 2026 sepertinya memotivasi Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP dan Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Pasuruan Digembleng Militer

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Ne...