Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tekan Kematian Sapi Karena PMK, Wabup Gus Mujib Minta Peternak Jangan Sampai Terlambat Mengobati

Gambar berita
06 Juni 2022 (11:13)
Kesehatan
3716x Dilihat
0 Komentar
admin

Hingga kini, jumlah sapi di Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif terjangkit PMK (penyakit mulut dan kuku) sudah mencapai lebih dari 1133 ekor. Dari jumlah tersebut, tercatat ada 12 ekor sapi yang mati.

Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) mengatakan, ribuan sapi yang terjangkit PMK kini juga meluas hingga 12 kecamatan. Diantaranya Gondangwetan, Kejayan, Lekok, Lumbang, Nguling, Pandaan, Prigen, Purwodadi, Purwosari, Sukorejo, Tutur dan Winongan.

Penyebabnya tak lain karena lalu lintas ternak yang masih belum bisa dikendalikan. Dalam artian, petugas masih menemukan banyaknya blantik (penjual sapi) yang membeli maupun menjual ternak dari dan ke luar daerah wabah.

Untuk itu, Gus Mujib meminta para blantik sapi agar bisa menahan diri dengan tidak mengambil ternak dari daerah wabah.

"Utamakan keselamatan ternaknya dulu. Itu yang harus dipahami bersama. Jadi kami minta para blantik sapi agar menahan diri. Banyak ternak-ternak yang terjangkit PMK karena lalu lintas sapi yangbelum dikendalikan sepenuhnya. Padahal penularannya sangat cepat, terlebih mengambil ternak dari daerah wabah," kata Gus Mujib di sela-sela kesibukannya, Senin (06/06/2022).

Dijelaskannya, Pemkab Pasuruan terus berkoordinasi dengan Pemprov Jatim hingga Pemerintah Pusat. Selain itu, sinergitas antara Pemkab Pasuruan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dengan TNI, POLRI, Forpimda hingga tokoh masyarakat dan tokoh agama, tetap terjalin dengan baik.

"Kita terus berikhtiyar. Mengikuti arahan dari Menteri dan Gubernur tentang bagaimana penanganan PMK agar tidak semakin meluas. Tapi ikhtiyar juga harus dilakukan oleh masyarakat, utamanya pemilik, peternak dan blantik sapi," tegas Gus Mujib.

Ditambahkannya, dari 12 ekor sapi mati terdiri dari 10 ekor sapi milik warga Kecamatan Lumbang dan 2 ekor sapi di wilayah Kecamatan Purwosari.

Kematian sapi akibat PMK tak lain karena terlambatnya penanganan sejak sapi diketahui sakit. Oleh sebab itu, ia menghimbau agar para peternak bisa mengobati sapi sakit sedini mungkin.

Apabila melihat tanda-tanda sapi terjangkit PMK, maka juga bisa melapor ke petugas kesehatan hewan maupun posko Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan maupun kelurahan/kantor desa/kecamatan masing-masing.

"Sehingga kita juga cepat menanganinya. Kalau sudah ambruk sapinya dan nggak bisa berdiri, keluar busa banyak dari mulutnya, kuku nya juga bernanah, ya bisa berakibat kematian," terangnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...