Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Tak Lagi Gratis, Ratusan Nelayan Daftar Asuransi Mandiri

Gambar berita
01 Agustus 2018 (13:24)
Ekonomi
5622x Dilihat
0 Komentar
admin

Meskipun tak lagi gratis, jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan yang mendaftarkan asuransi mandiri terus bertambah.

Sampai pertengahan Juli lalu, tercatat sudah ada 302 nelayan yang mendaftar asuransi nelayan mandiri. Hal tersebut seperti yang disampaikan Alamsyah Suprijadi, Kepala Bidang Kenelayanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Rabu (01/08/2018).

Menurutnya, semakin banyaknya nelayan yang mendaftarkan diri mereka menjadi peserta asuransi disebabkan karena jaminan yang diberikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI beserta PT Jasindo betul-betul dirasakan oleh nelayan maupun keluarga nelayan. Untuk nelayan yang sakit akibat  kecelakaan aktifitas penangkapan ikan di laut, maka mendapatkan biaya pengobatan sebesar Rp 20 juta. Sedangkan untuk nelayan yang meninggal akibat kecelakaan di laut, maka per orang berhak mendapatkan santunan sebesar Rp 160 juta, serta Rp 100 juta apabila cacat tetap.

"Manfaat asuransi sangat dirasakan betul oleh nelayan maupun keluarganya. Meskipun memang kita tidak pernah menginginkan kecelakaan terjadi pada diri kita, tapi kalau tiba-tiba kejadian, dan itu di laut, maka nelayan bisa diobati dari asuransi tersebut," terangnya.

Seperti diketahui, mulai tahun 2018, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan tidak lagi bisa melakukan pengusulan asuransi gratis. Namun pemerintah menggulirkan asuransi berbayar dari Jasindo yang sifatnya mandiri. Nelayan pun diharapkan mengikuti program asuransi dengan nilai premi Rp 175 ribu per tahun untuk tiap nelayan. Dijelaskan Alamsyah, Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) yang pernah digulirkan oleh Kementrian Kelautan dan Perikanan secara gratis hanya berlaku selama setahun untuk tiap nelayan.

" Jadi apabila masa berlaku asuransi sudah habis, maka nelayan boleh ikut asuransi secara mandiri dari Jasindo. Dan ternyata responnya luar biasa, semakin banyak malahan," singkatnya.

Lebih lanjut Alamsyah menambahkan, dari 302 peserta asuransi yang mendaftar mulai januari-april, seluruhnya sudah mendapatkan kartu asuransi nelayan. Sisanya masih diuruskan dan kemungkinan akan mendapatkan kartu asuransi dalam waktu dekat. Untuk pengurusan sendiri, nelayan tingga mendaftarkan ke Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan dengan syarat memiliki kartu nelayan dan usia dibawah 65 tahun. Selain itu, nelayan juga memilih premi sesuai kemampuan. Yaitu Ada yang mengajukan Rp 75 ribu, Rp 100 ribu sampai Rp 175 ribu pertahun. Terkait iuran ini nantinya juga berpengaruh terhadap klaim yang akan diterima oleh nelayan.

"Dari pendaftar mayoritas hingga 80 persen memang nelayan yang sebelumnya sudah pernah mendapatkan kuota asuransi gratis dari KKP. Diharapkan dari jumlah sementara ini, nelayan bisa mendaftar asuransi nelayan," beber Alamsyah. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...