Di era disrupsi yang sangat identik dengan revolusi digital, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto meminta kepada seluruh kader Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pasuruan agar lebih adaptif dan aplikatif dalam memanfaatkan Teknologi Komunikasi dan Informasi (TIK). Penegasan itu disampaikannya pada saat hadir dalam agenda Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111.
Disampaikan di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti pada hari Minggu (26/11/2023), Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut menggarisbawahi tentang penguasaan teknologi digital sebagai sebuah keharusan bagi kader Muhammadiyah. Tidak hanya sebatas sebagai pengguna aktif saja, melainkan juga dari segi pemanfaatannya untuk masyarakat.
"Kita berada di era disrupsi. Bukan saja di era revilusi digital 4.0 saja, tetapi sudah berada di era revolusi digital society 5.0. Bahkan pertama kali negara yang menyampaikan revolusi industri 6.0 adalah Jepang pada awal 2020," tandasnya dihadapan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Pasuruan, Samsoni dan seluruh peserta Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111 yang hadir.
Dalam acara yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Yudha Triwidya Sasongko dan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Syafiq A. Mughni tersebut, Pj. Bupati Andriyanto juga mengajak seluruh kader Muhammadiyah dan Aisyiyah Kabupaten Pasuruan agar terus memaksimalkan peran dan kontribusinya kepada masyarakat. Diantaranya dengan senantiasa mengeksplorasi potensi literasi digital. Harapannya, dari konten-konten digital yang dihasilkannya dijadikan sebagai media edukasi tematik untuk dibagikan kepada lingkungan sekitarnya.
"Muhammadiyah harus lebih berkontribusi dalam pembangunan. Juga dapat meunjukkan peran dan kerja nyata kita di masyarakat. Maka kita harus terus memacu diri dan lebih adaptif dengan teknologi digital. Jangan sampai ketinggalan. Yang membedakan antara revolusi digital 4.0 dengan 5.0 adalah bagaimana kita memanfaatkan digital, media sosial untuk kemaslahatan umat. Itu kata kuncinya," tegasnya.
Sebelumnya, acara terlebih dahulu diawali dengan Pengukuhan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Pasuruan. Diantara yang hadir dalam kegiatan, Aisyiyah dari Kecamatan Bangil, Beji dan Wonorejo. (Eka Maria)
Komentar