Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Stok Menipis, Pemkab Pasuruan Minta Pemerintah Pusat Segera Kirim Obat-Obatan dan Vitamin Bagi Sapi

Gambar berita
07 Juni 2022 (15:18)
Kesehatan
3384x Dilihat
0 Komentar
admin

Pemkab Pasuruan meminta kepada Pemerintah Pusat agar segera memberikan bantuan obat-obatan, vitamin dan vaksin untuk penanganan PMK (penyakit mulut dan kuku).

Permintaan ini bukan tanpa sebab. Mengingat populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan menjadi paling besar se-Jawa Timur, yakni menyumbang hingga 30%.

Bupati Pasuruan, Dr. HM Irsyad Yusuf SE.MMA mengatakan, populasi sapi perah di Kabupaten Pasuruan mencapai 97.101 ekor dan tersebar di beberapa kecamatan seperti Lumbang, Puspo, Grati, Tutur, Purwodadi, Lekok dan Nguling.

Dari jumlah tersebut, jumlah sapi perah yang terjangkit PMK sebanyak 205 ekor dan 10 diantaranya mati. Meski jumlah sapi perah yang mati sedikit, namun bisa berbahaya apabila tidak segera ditangani. Mengingat kandang-kandang sapi perah bersifat padat ternak.

"Bayangkan saja satu kandang bisa 3-10 ekor sapi. Ini bisa dikatakan padat ternak, sehingga apabila tidak segera ditangani ya berbahaya karena penularannya bisa semakin meluas," kata Bupati di sela-sela kesibukannya, Selasa (07/06/2022).

Selain 30% populasi sapi perah terbesar di Jatim, Kabupaten Pasuruan menjadi daerah dengan potensi ekonomi yang sangat strategis, di mana  banyak berdiri industri pengolahan susu (IPS) yang sangat tergantung dari keberadaan sapi  perah itu sendiri.

Untuk itu, Gus Irsyad mendesak Pemerintah Pusat agar bantuan obat-obatan, vitamin dan vaksin bisa segera disalurkan ke Kabupaten Pasuruan.

"Dari Pemprov Jatim sudah ada tapi memang sedikit, karena mungkin juga dibagi dengan semua daerah wabah maupun tertular di Jatim. Kami juga bisa memahami, tapi semoga Kabupaten Pasuruan menjadi prioritas," ucapnya.

Sejauh ini, stok obat-obatan dan vitamin di Kabupaten Pasuruan sudah mulai menipis. Dengan segera dikirimkannya kedua bantuan tersebut, maka setidaknya sangat membantu petugas untuk segera menangani sapi-sapi yang sakit atau yang berpotensi tertular.

"Lebih cepat lebih baik, karena stok obat-obatan dan vitamin sapi juga semakin menipis," singkatnya. (emil)

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Siapkan Skill untuk Kebutuhan Industri, 64 Pencaker di Kabupaten Ikuti Pelatihan Vokasi Nasional

Sebanyak 64 pencari pekerjaan (pencaker) di Kabupaten Pasuruan, mengikuti Pelati...

Article Image
Dishub Kabupaten Pasuruan Pasang Brigade Beton di Ruas jalan Bundaran Apollo Gempol

Untuk mencegah truk dan kendaraan besar lainnya parkir secara liar di badan jala...

Article Image
Persiapan Liga 3 Nusantara, Pemain Persekabpas Mulai Latihan Bersama

2 bulan jelang dimulainya Kompetisi Liga 3 Nusantara, para pemain Persekabpas mu...

Article Image
Kukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum TJSL serta 4 Forum Lainnya. Bupati Rusdi : Ayo Bikin Program Yang Strategis dan Berdampak Luas untuk Masyarakat

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengukuhkan Tim Fasilitasi dan Forum Tanggung Jawa...

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...