Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

SERENTAK ISTIGHOSAH, SEMOGA TAK LAGI BANJIR

Gambar berita
03 Februari 2017 (14:07)
Umum
5680x Dilihat
0 Komentar
admin

Agenda karyawan dan karyawati Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang rutin melakukan olahraga senam setiap jumat pagi, diganti dengan istishosah.

Ya, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf mengintruksikan semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) se-Kabupaten Pasuruan untuk melaksanakan istighosah secara serentak di semua instansi/kantor/badan hingga kecamatan dan sekolah se-Kabupaten Pasuruan, Jumat (03/02) pagi.

Menurut Irsyad, tujuan digelarnya istighosah tak lain untuk sama-sama berdoa untuk keselamatan dan kondusifitas Kabupaten Pasuruan, khususnya banjir yang hingga kini masih terjadi di Kabupaten Pasuruan.

“Biasanya kalau jumat pagi mesti senam, tapi khusus hari ini kita ganti dengan berdoa bersama. Karena seperti kita ketahui, di awal tahun ini sampai sekarang, banjir sudah enam kali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Saya ikut prihatin dengan  banjir ini, sehingga apapun akan kami lakukan demi memastikan semuanya baik-baik saja. Khusus untuk hari ini, saya intruksikan semua OPD sampai sekolah untuk sama istighosah, mendoakan untuk keselamatan Kabupaten Pasuruan,” kata Irsyad di sela-sela kesibukannya.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan sendiri tak tinggal diam atas banjir yang terjadi, dan telah melakukan berbagai macam upaya penanganan jangka pendek, menengah dan panjang.

Untuk jangka pendek adalah pembersihansangkarh di gorong-gorong, jembatan dan saluran irigasi, pemasangan sandbag, penanganan darurat tanggul jebol dengan memasang bronjong, serrta normalisasi kali dan saluran irigasi. Sedangkan upaya jangka menengah seperti usulan ke Pemprov Jatim untuk penanganan sesuai dengan kewenangan, tinjauan lapangan oleh Deputi BNPB, serta upaya jangka panjang dengan penanganan permanen pasca banjir seperti normalisasi, optimalisasi, serta usulan kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Khusus untuk jangka panjang, kita mengusulkan beberapa kegiatan yang sifatnya pemanen seperti pembuatan sudetan, peninggian jembatan, normalisasi dan pengerukan, pembuatan kantong-kantong lumpur berupa cek DAM di bagian hulu sungai, pembenahan pola pengolahan tanah, sampai pengenalan pola hidup ramah. Dan usulan ini tidak sedikit dan memerlukan anggaran yang banyak,” imbuhnya.

Anggaran yang dimaksud adalah besaran usulan perbaikan permanen dari semua sarana prasarana yang rusak akibat banjir. Besarannya mencapai Rp 699 Milyar lebih, sehingga diharapkan dapat terealisasi sesegera mungkin. Kata Irsyad, meski tidak semua usulan diterima, minimal dirinya berharap ada langkah darurat yang dilakukan oleh pemerintah pusat untuk penanganan pasca banjir di Kabupaten Pasuruan.

“Semoga dalam waktu dekat segera turun ke Kabupaten Pasuruan untuk penanganan kerusakan pasca banjir. Untuk itu, kami mohon doanya agar penanganan cepat dilakukan,” terangnya.

Sementara itu, dari pantauan di lapangan, semua OPD melaksanakan istighosah. Salah satunya di Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, di mana puluhan karyawan khusyuk mengikuti istighosah yang dimulai sejak pukul 6 pagi.

Bambang Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan mengatakan, pelaksanaan kegiatan istighosah merupakan intruksi Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf kepada semua OPD, dengan tujuan agar banjir segera menghilang dari Kabupaten Pasuruan. Di Dinas Sosial sendiri, istighosah dilaksanakan di Musholla yang ada di dalam kantor itu sendiri.

“Kebetulan musholla kami bisa menampung semua karyawan, jadi kami laksanakan di sini untuk efektifitas waktu dan tempat,” singkatnya.

Tak hanya dinas, hampir semua sekolah juga melaksanakan istighosah. Salah satunya di SMAN I Bangil, di mana ribuan siswa tumplek blek memenuhi aula sekolah tersebut, untuk sama-sama mendoakan Kabupaten Pasuruan bebas bencana.

“Semoga saja tidak ada lagi banjir di Kabupaten Pasuruan. Apalagi di Bangil yang selalu jadi langganan banjir, semoga tahun depan sudah tidak lagi,” ungkap Khorunnisa (16), salah satu siswi SMAN I Bangil. (emil)


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
UPT LKD Kabupaten Pasuruan Kembali Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

UPT LKD Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pasuruan kembali menggelar pelatihan ber...

Article Image
Mas Rusdi, Mas Adi dan Gus Shobih Hadiri Hari Pers Nasional 2026

Hari ini, Senin (9/2/2026) bertepatan dengan Peringatan Hari Pers Nasional ke 80...

Article Image
Perdana. Mas Rusdi Buka Seminar Pelatihan UKM IKM di PCC

Ratusan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) maupun Usaha Kecil Menengah (UKM) d...

Article Image
Segera Rampung. Pasuruan Creative Center (PCC) Siap Wadahi Kreatifitas Anak Muda di Kabupaten Pasuruan

Tak lama lagi, Pasuruan Creative Center (PCC) akan segera dinikmati oleh seluruh...

Article Image
Kunjungi Kabupaten Pasuruan. Mensos Gus Ipul Sosialisasi DTSEN

Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf kembali berkunjung ke Pasuruan, Sabtu (7/2/20...