Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Selain Tambahan Alokasi, Pemkab Pasuruan Minta Pemerintah Pusat Agar Passing Grade Seleksi Guru PPPK, Diturunkan

Gambar berita
06 April 2022 (15:06)
Pendidikan
3299x Dilihat
0 Komentar
admin

Selain tambahan kuota PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga tengah memperjuangkan tambahan afirmasi untuk guru yang memiliki masa kerja lama maupun di atas 35 tahun.

Perjuangan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Pasuruan, KH Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) saat diundang oleh Komisi X DPR RI dalam Rapat Dengar Pendapat Panja Formasi GTK-PPPK 2022 terkait Evaluasi hasil seleksi Guru PPPK dan kajian/skema penyelesaian formasi GTK PPPK, di Gedung DPR RI, Senin (04/04/2022) lalu.

Menurutnya, memperjuangkan afirmasi tambahan kepada guru berusia di atas 35 tahun dalam seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan terus dilakukan. Mengingat banyak guru-guru yang tak lolos seleksi PPPK lantaran skor ambang batas (passing grade) yang ditetapkan dalam seleksi guru PPPK pada 2021 terlalu tinggi.

"Passing grade yang harus didapatkan peserta ujian Kompetensi Teknis berkisar antara 220 sampai 325 dalam skala 500. Tapi dari seleksi kemarin, banyak yang di bawahnya. Dalam artian nggak nutut untuk bisa sampai karena faktor usia sudah di atas 35 tahun atau mengabdi sudah cukup lama," kata Gus Mujib di hadapan awak media di Lobi Kantor Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Rabu (06/04/2022) siang.

Nantinya, dengan tambahan afirmasi, kemungkinan guru senior untuk dapat lolos seleksi PPPK akan semakin tinggi. Apalagi, menurut Gus Mujib, saat seleksi PPPK banyak guru di atas 35 tahun yang tak melewati passing grade, meski nilainya sudah ditambah afirmasi 15 persen.

"Ya meskipun nilainya sudah ditambah afirmasi 15 persen, tapi harusnya tidak dipukul rata antara yang fresh graduate dengan yang sudah mengabdi belasan atau bahkan puluhan tahun. Inilah yang kita perjuangkan," tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Gus Mujib berharap kepada Pemerintah Pusat untuk menurunkan passing grade nya.

"Yang jelas, di manado atau luar pulau jawa tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di Jawa Timur. Mudah-mudahan ini menjadi perjuangan kita yang akan ketemu jawabannya segera, Amin Ya Allah," tutupnya. (emil)

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Ratusan Calon Manajer KDKMP di Kabupaten Pasuruan, Selesai Didiklat

Ratusan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten P...

Article Image
Koperasi Susu di Jatim Siap Jadi Pemasok Utama Susu Pasteurisasi Program MBG

Koperasi susu di Jawa Timur siap menjadi pemasok utama susu pasteurisasi untuk m...

Article Image
Ratusan Siswa SRT 1 Kabupaten Pasuruan Ikuti MPLS. Mas Rusdi : Tekun Belajar. Hormati Guru dan Jangan Lupa Berdoa dan Beribadah

Sekolah Baru, Harapan Baru.Mungkin ini yang nampak dan terlihat jelas dari raut...

Article Image
Bupati Rusdi Sutejo Buka Open House dan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Pasuruan

Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Pasuruan menggelar acara Open Hous...

Article Image
Umat Hindu di Kecamatan Tosari Gelar Upacara Yadnya Karo

Bertepatan pada hari bulan purnama di bulan Karo, Masyarakat adat Suku Tengger k...