Logo Kabupaten Pasuruan
Pemerintah Kabupaten Pasuruan
Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Pasuruan Jalan Raya Raci Km. 9, Bangil, Pasuruan, 67153

Segarnya Coban Danyang, Pesona Air Desa Tempuran, Pasrepan, Kabupaten Pasuruan

Gambar berita
13 Agustus 2018 (19:02)
Pariwisata
7035x Dilihat
0 Komentar
admin

Kecamatan Pasrepan, selain dikenal sebagai sentranya segala jenis buah-buahan di Kabupaten Pasuruan, ternyata menyimpan daya tarik pariwisata air yang mempesona.

Namanya adalah  “Coban Danyang” yang terletak di Dusun Tuyowono, Desa Tempuran, tepatnya berada di ketinggian 588 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Berbeda dengan coban-coban lainnya, meskipun musim kemarau, air yang jatuh terus mengalir deras sehingga cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mandi hingga seni fotografi.

Untuk sampai ke coban atau air terjun Danyang ini, para wisatawan tak akan kerepotan, lantaran letaknya hanya 50 meter di belakang Desa Tempuran, atau kurang lebih 5 KM dari Kecamatan Pasrepan. Bisa dijangkau dengan kendaraan apapun, baik roda dua maupun roda empat. Jalan menuju coban pun sangat gampang, apalagi untuk bisa menemukannya, cukup bertanya kepada staf kecamatan Pasrepan, pasti akan ada petugas yang siap untuk mengantarkannya.

Demi dapat membuktikannya, Suara Pasuruan pun sebelum ke lokasi, terlebih dulu mampir ke Kantor Kecamatan Pasrepan. Gayung pun bersambut, staf dan Sang Camat Pasrepan, Heru Farianto kebetulan ada di kantor, Senin (13/08/2018) siang, sehingga dengan senang hati mengantarkan menuju Coban Danyang.

Dari pantauan di lapangan, lokasi yang dituju sangat mudah. Jalan menuju coban tersebut sudah tak makadam lagi, melainkan telah beraspal. Suasana pedesaan plus hawa sejuk khas pegunungan terus menyelimuti sepanjang perjalanan.

Begitu sampai di sana, apa yang terlihat memang sangat istimewa. Terutama, bagi para pecinta fotografi landscape, pas sekali untuk memfoto Pemandangan yang natural plus kejernihan air yang membuat coban tersebut kini ramai dikunjungi.

Tak hanya itu, suara air terjun bergemuruh yang berasal dasar tebing tersebut kain menambah nyaman suasana. Bukan hanya warga lokal saja, para wisatawan lain ternyata sudah ada yang mengetahui tempat tersebut.

“Kebetulan saya penyuka wisata air, mulai dari laut, danau sampai air terjun. Katanya ada air terjun unik di Pasrepan, jadi saya tertarik ke sana, dan ternyata view nya bagus,” ungkap Murtadho (20), salah satu wisatawan asal Probolinggo.

Murtadho tak sendirian, melainkan ramai-ramai bersama teman kuliahnya. Diakuinya, informasi coban dayanga diketahui melalui facebook salah satu temannya, kemudian dari situlah akhirnya berbondong-bondong datang ke coban tersebut.

“Pas lihat di Facebook teman saya kok fotonya keren banget, ya sudah tanpa pikir panjang, saya langsung ke sana, dan memang kece tempatnya,” singkatnya.

Untuk sampai ke lokasi air terjun, setiap wisatawan harus menuruni tebing. Tapi tenang, tebing tersebut tidak curam. Sesampainya di dasar, tergambar jelas sebuah bebatuan besar yang licin. Sementara itu, air jernih tak hentinya berebutan menyibak dari hulu.

Sementara itu, Kepala Desa Tempuran, Asirin menambahkan, keberadaan Coban Danyang di kawasan tersebut menyimpan berbagai kisah mistis. Menurutnya,  ada beberapa cerita di balik keindahan Coban Danyang. Salah satunya, tersemai dari nama Coban itu sendiri, yakni Danyang. Warga setempat kerap menyebut, aliran sungai yang membelah bukit di desa itu, sebagai ‘Kali Pedanyangan’.

“Karena menurut cerita, ada dua danyang. Yakni, Mbok Rondo Dewi dan Mbok Rondo Kepor. Namun, saya rasa tidak hanya di sini. Semua tempat pasti ada pundennya (penunggu),” ungkapnya.

Lambat laun, sambung Asirin, cerita itu menjadi pembatas sejarah masa lalu dan masa kini. Coban Danyang pun mulai banyak diminati pengunjung. Bukan hanya warga sekitar, melainkan juga warga dari luar kota. Oleh karena itu, untuk semakin diminati wisatawan, jalan setapak alias kebun yang menuju coban tersebut telah ditanami puluhan pohon durian yang telah berbuah beberapa kali, sehingga akan dijadikan kawasan petik buah durian plus jalan-jalan ke Coban Danyang.

“Kebun ini dulunya milik warga Surabaya kemudian saya beli dan saya tanami pohon durian. Sudah sering berbuah dan sekarang lagi berbunga, Insya Allah dua bulan lagi sudah berbuah, jadi sembari menikmati indahnya coban danyang, juga makan buah durian,” beber dia. (emil)

 

 

 


Ringkasan AI Beta

Ringkasan AI adalah alat untuk mempermudah Anda membaca berita dalam bentuk poin-poin penting. Ringkasan ini dibuat oleh kecerdasan buatan (AI), dan kami tidak menjamin keakuratan sepenuhnya.
Silakan klik tombol di bawah ini untuk menghasilkan ringkasan berita oleh AI.

Komentar


Tinggalkan Komentar:

Captcha

Berita Lainnya

Article Image
Kabupaten Pasuruan Dikunjungi Peserta SSDN P4N Angkatan LXX Lemhanas RI

Kabupaten Pasuruan kedatangan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Progra...

Article Image
Ribuan ASN Pemkab Pasuruan Ikuti Health Walk 2026

Ribuan pegawai Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengikuti Health Walk alias Jalan S...

Article Image
Pertama Kali di Kabupaten Pasuruan. Mas Rusdi Tegaskan Career Day Terbukti Buka Akses Magang, Pelatihan dan Pekerjaan

Untuk pertama kalinya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerja...

Article Image
Suka Duka Petugas Dispenduk Capil Kabupaten Pasuruan saat Rekam e-KTP ke Rumah-rumah Warga

Para petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk Capil) Kabupaten Pa...

Article Image
PKK Kabupaten Pasuruan Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Arumi Bachsin, Ning Nawal dan Gus Azmi

Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad S...